Sanksi Untuk Sektor Penerbangan Rusia Lebih Berat Ketimbang Sanksi ke Iran dan Korut

Rabu, 02 Maret 2022 | 15:18 WIB
Sanksi Untuk Sektor Penerbangan Rusia Lebih Berat Ketimbang Sanksi ke Iran dan Korut
[ILUSTRASI. Invasi Rusia ke Ukraina memicu sanksi dari seluruh industri penerbangan global Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS). REUTERS/Maxim Shemetov]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - Pabrikan pesawat Amerika Serikat (AS) Boeing Co mengumumkan penangguhan suku cadang, pemeliharaan dan dukungan teknis untuk maskapai-maskapai penerbangan Rusia. Invasi Rusia ke Ukraina memicu sanksi dari seluruh industri penerbangan global. Sanksi baru mengisolasi sektor penerbangan Rusia itu, lebih berat ketimbang sanksi serupa yang ditearpkan kepada Iran dan Korea Utara

Boeing mengatakan akan menghentikan semua operasi besar di Rusia. Selain di Amerika Serikat, perusahaan itu juga memiliki pusat penelitian teknis dan pusat teknik terbesar untuk desain aerostruktur berbantuan komputer di Rusia.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Kontraktor Mencermati Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
| Jumat, 06 November 2026 | 06:10 WIB

Kontraktor Mencermati Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Di tengah ketidakpastian harga material dan nilai tukar, TOTL memperhatikan aspek komersial dan ketentuan kontraktual pada proyek berjalan, 

Jokowi Menunjukkan Ijazah S1 UGM
| Jumat, 06 November 2026 | 06:06 WIB

Jokowi Menunjukkan Ijazah S1 UGM

 Jokowi menunjukkan seluruh ijazah miliknya, mulai tingkat sekolah dasar hingga sarjana di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Rupiah pada Jumat (6/11) Menanti Data Ekonomi
| Jumat, 06 November 2026 | 06:00 WIB

Rupiah pada Jumat (6/11) Menanti Data Ekonomi

Setelah empat hari berturut-turut mengalami koreksi, nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (5/11).

Ujian Penerapan Satu Data Terletak pada Koordinasi
| Jumat, 06 November 2026 | 05:58 WIB

Ujian Penerapan Satu Data Terletak pada Koordinasi

Akses data dalam Satu Data Indonesia akan diatur ketat berdasarkan klasifikasi kerahasiaannya dalam peraturan turunannya

Kualitas Status Pekerja Menjadi Sorotan
| Jumat, 06 November 2026 | 05:55 WIB

Kualitas Status Pekerja Menjadi Sorotan

Jumlah pengangguran menurun, tapi daya beli pekerja masih mengalami tekanan                         

Anomali Angka Pertumbuhan Ekonomi
| Jumat, 06 November 2026 | 05:39 WIB

Anomali Angka Pertumbuhan Ekonomi

Tiga komponen pengeluaran dengan total kontribusi 90% terhadap PDB tercatat melambat                

Mengukur Daya Ungkit Anak Usaha Bank Besar
| Jumat, 06 November 2026 | 05:35 WIB

Mengukur Daya Ungkit Anak Usaha Bank Besar

Anak usaha menjadi penopang sekaligus tantangan bagi bank besar, dengan kontribusi laba yang beragam terhadap kinerja grup.

Kelas Menengah Belum Menikmati Pertumbuhan Ekonomi Tinggi
| Jumat, 06 November 2026 | 05:33 WIB

Kelas Menengah Belum Menikmati Pertumbuhan Ekonomi Tinggi

BPS mencatat ekonomi kuartal III-2026 tumbuh 5,47% secara tahunan, lebih tinggi dibanding pertumbuhan di kuartal sebelumnya

Alasan KB Bank Tunda Penerbitan Global Bond
| Jumat, 06 November 2026 | 05:30 WIB

Alasan KB Bank Tunda Penerbitan Global Bond

KB Bank menunda penerbitan obligasi dolar AS di tengah ketidakpastian pasar dan tingginya biaya pendanaan.

Produksi Minyak Sawit CSRA Menanjak 65,5% di Kuartal III Tahun Ini
| Jumat, 06 November 2026 | 05:25 WIB

Produksi Minyak Sawit CSRA Menanjak 65,5% di Kuartal III Tahun Ini

Produksi kernel CSRA juga meningkat menjadi 26.373 ton per akhir kuartal III-2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 15.616 ton. 

INDEKS BERITA