Sebelum Saham TOPS Hidup Lagi, Pengendalinya Jual Satu Miliar Saham

Selasa, 16 November 2021 | 15:08 WIB
Sebelum Saham TOPS Hidup Lagi, Pengendalinya Jual Satu Miliar Saham
[ILUSTRASI. Direktur Utama Totalindo, Donald Sihombing (ketiga kiri) bersama Direktur Totalindo, Salomo Sihombing menunjukan kontrak baru yang diraih di Batam, Selasa (12/10/2021). DOK/TOPS]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dibalik lonjakan harga saham TOPS kemarin (15/11), rupanya ada transaksi besar yang mendahuluinya. 

Pemegang saham pengendali PT Totalindo Eka Persada Tbk atau TOPS telah melego satu miliar saham TOPS di pasar negosiasi. 

PT Totalindo Investama Persada yang merupakan pemegang saham pengendali menjual 1 miliar saham TOPS di harga Rp 50 per saham.

Penjualan saham TOPS dilakukan pada Jumat pekan lalu, 12 November 2021. Dus, dari transaksi tersebut, Totalindo Investama Persada meraup dana Rp 50 miliar.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis hari ini (15/11), Salomo Sihombing, Direktur PT Totalindo Eka Persada Tbk menyebut tujuan transaksi tersebut sebagai divestasi.

Usai transaksi itu, porsi kepemilikan Totalindo Investama Persada di TOPS menyusut dari 58,76 persen menjadi 55,76 persen.

Baca Juga: Bangun Tidur dari Zona Gocap Saham TOPS Langsung ARA, Apa Penyebabnya?

Tidak ada penjelasan siapa yang menampung saham TOPS yang dijual Totalindo Investama Persada. 

Yang jelas, pembeli menggunakan perantara dua sekuritas;  CGS-CIMB Sekuritas dan Mirae Asset Sekuritas. Keduanya masing-masing memborong 500 juta saham TOPS.

 

 

Pada perdagangan hari ini, saham TOPS mengalami ARB, alias terkapar di batas bawah auto rejection

Ini setelah saham TOPS ditutup anjlok 5,97 persen ke Rp 63 per saham.

Selanjutnya: MI Mulai Ancang-Ancang Lakukan Window Dressing

 

Bagikan

Berita Terbaru

Anak Usaha FAP Agri (FAPA), Gugat Satgas Penertiban Kawasan Hutan Rp 71,67 Miliar
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Anak Usaha FAP Agri (FAPA), Gugat Satgas Penertiban Kawasan Hutan Rp 71,67 Miliar

Bulungan Hijau Perkasa merupakan anak usaha PT FAP Agri Tbk (FAPA) emiten yang dikendalikan Wirastuty Fangiono, putri dari Martias Fangiono.

Ada Transaksi Nego 1,34 Miliar di Saham PACK, Sinyal Investor Strategis Masuk?
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Ada Transaksi Nego 1,34 Miliar di Saham PACK, Sinyal Investor Strategis Masuk?

Ada sebanyak 1,34 miliar saham Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) berpindah di harga pembelian Rp 100 per saham, yang setara Rp 133,78 miliar.

Opsi Realokasi Anggaran Negara untuk Penanganan Gempa NTT
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Opsi Realokasi Anggaran Negara untuk Penanganan Gempa NTT

Dewan Perwakilan Rakyat mendorong realokasi anggaran untuk mempercepat pemulihan pasca gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

 KKI Disebut Tak Gusur Posisi Visa dan Mastercard
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:03 WIB

KKI Disebut Tak Gusur Posisi Visa dan Mastercard

Kartu Kredit Indonesia (KKI) hadir sebagai pemain baru di sistem pembayaran domestik akan berjalan berdampingan dengan Visa dan Mastercard.

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai

Monopoli partai dalam pencalonan harus dipatahkan. Keuangan partai dan sumber dananya harus dibuka kepada publik.

Mimpi Naik Kelas
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Mimpi Naik Kelas

Indonesia butuh investasi yang menghasilkan pekerjaan yang akhirnya menjadikan masyarakat mampu naik kelas.

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)

Investor hari ini akan mencermati rilis suku bunga acuan alias BI rate. Secara teknikal ada kemungkinan investor akan melakukan profit taking. 

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut

FAST membukukan pendapatan sebesar Rp 2,79 triliun, naik 16,1% dibandingkan Rp 2,40 triliun pada semester I-2025. 

Tekanan MSCI Mereda, Saham Bahan Baku Berpeluang Melaju
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Tekanan MSCI Mereda, Saham Bahan Baku Berpeluang Melaju

Kenaikan harga emas, prospek hilirisasi dan pemulihan minat investor terhadap saham komoditas menjadi sejumlah katalis sektor ini

Saham IMAS Mulai Menggeliat, Ekspansi Mobil China Termasuk Hongqi Picu Turnaround?
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29 WIB

Saham IMAS Mulai Menggeliat, Ekspansi Mobil China Termasuk Hongqi Picu Turnaround?

Data penjualan pada kuartal III-2026 salah satu indikator awal untuk melihat apakah ekspansi bisnis baru IMAS mulai memberikan dampak nyata.

INDEKS BERITA

Terpopuler