Sejuta Alasan Byar-pet

Senin, 22 Juni 2026 | 06:10 WIB
Sejuta Alasan Byar-pet
[ILUSTRASI. TAJUK - Syamsul Ashar (KONTAN/Indra Surya)]
Syamsul Ashar | Managing Editor

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kemelut pengelolaan pasokan listrik di Pulau Jawa dan Bali kembali muncul dalam dua pekan terakhir. Masyarakat hanya bisa menerima "jatah" lampu menyala di rumah dan tempat usaha meskipun selalu patuh bayar iuran.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, sedari awal menyatakan tidak ada masalah pasokan batubara untuk pembangkit listrik PT PLN. Meskipun tidak dipungkiri kebijakan memangkas produksi batubara dari 750 juta ton menjadi 600 juta ton ikut berdampak pada produksi nasional.

Menteri Bahlil menyebut sudah ada ratusan juta ton produksi batubara nasional yang dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri terutama untuk pembangkit listri milik PT PLN dan pembangkit listrik swasta yang disebut Independent Power Producer (IPP). PLN pun tak menampik belum semua alokasi bisa dipakai lantaran tak ada kesepakatan harga dengan pemasok.

Ada juga pengakuan lain dari Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo yang menyebut ada dua IPP yang mengalami masalah teknis, sehingga tak mampu menyuplai setrum untuk Jawa-Bali. Hanya saja tak ada perincian PLTU mana yang rusak, dan seberapa besar dampaknya terhadap pasokan energi vital ini bagi masyarakat Jawa-Bali.

Penggantian manajemen PLN dalam Rapat Umum Pemegang Saham pekan lalu juga tak banyak efeknya. Toh hasilnya, negosiasi dengan pemasok batubara tak juga menyelesaikan masalah setrum byar-pet. Sejuta alasan juga bisa tercipta dan tak menjawab kebutuhan masyarakat, listrik menyala tanpa jatah!

Kesalahan PLN seperti ini terus berulang, membiarkan setrum byar-pet tanpa pemberitahuan awal kepada konsumen. Ada sikap sebodo amat PLN dengan keluhan masyarakat soal refrigerator yang mati dan membuat stok bahan baku membusuk, atau ribuan nyawa ikan yang melayang akibat pompa air mati di kolam. Bagaimana kalau yang mati itu alat medis untuk manusia di berbagai fasilitas kesehatan?

Pemadaman listrik bergilir di Jawa dan Bali bukan sekadar masalah teknis tapi cerminan kegagalan struktural dan lemahnya akuntabilitas pengelolaan kelistrikan nasional. Selama PLN dan pemerintah terus sibuk mencari alasan, menyalahkan IPP, harga batu bara, atau cuaca, masyarakat tetap menjadi korban yang harus menelan kerugian materiil dan risiko keselamatan tanpa kompensasi yang memadai. 

Sudah saatnya PLN dan pemerintah berhenti berdalih, listrik bukan privilege, tapi hak dasar rakyat!

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Usulan Hak Pakai Perdana Lahan Industri 50 Tahun
| Kamis, 03 September 2026 | 05:15 WIB

Usulan Hak Pakai Perdana Lahan Industri 50 Tahun

Parlemen tengah menjaring masukan publik terkait pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Kawasan Industri.

Danantara Tancap Gas di Sektor Kendaraan Listrik
| Kamis, 03 September 2026 | 05:05 WIB

Danantara Tancap Gas di Sektor Kendaraan Listrik

DIM menjajaki kerja sama investasi ekosistem kendaraan listrik komersial dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) di Indonesia.

Intip Level Support Kuat IHSG Agar Bisa Tetap Menguat Hari Ini (3/9)
| Kamis, 03 September 2026 | 04:50 WIB

Intip Level Support Kuat IHSG Agar Bisa Tetap Menguat Hari Ini (3/9)

IHSG masih mengakumulasi kenaikan 2,97% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 23,72%.​

Bunga Gadai Dikaji, Industri Harapkan Tarif Ideal
| Kamis, 03 September 2026 | 04:45 WIB

Bunga Gadai Dikaji, Industri Harapkan Tarif Ideal

Ini. Salah satu poin yang ditimbang adalah praktik pengaturan batas maksimum suku bunga gadai yang dilakukan oleh sejumlah negara tetangga.

Utak-Atik GOTO di Pasar Nego, Kepemilikan Blackrock Susut Jauh, Vanguard Akumulasi
| Rabu, 02 September 2026 | 14:04 WIB

Utak-Atik GOTO di Pasar Nego, Kepemilikan Blackrock Susut Jauh, Vanguard Akumulasi

Pergerakan investor institusi asing di saham GOTO menggambarkan perbedaan mandat investasi antara passive fund dan active fund

Ekspansi Jaringan Bikin Prospek Emiten Rumah Sakit Jadi Sehat
| Rabu, 02 September 2026 | 12:17 WIB

Ekspansi Jaringan Bikin Prospek Emiten Rumah Sakit Jadi Sehat

Penambahan rumah sakit dan fasilitas kesehatan mendorong pertumbuhan pendapatan, meski kontribusinya terhadap profitabilitas membutuhkan waktu.

Emiten Menangkap Cuan dari Ledakan AI dan Data Center
| Rabu, 02 September 2026 | 12:15 WIB

Emiten Menangkap Cuan dari Ledakan AI dan Data Center

Perkembangan artificial intelligence (AI) dan pembangunan data center membuka peluang bagi emiten yang memasok infrastruktur pendukung.

Kinerja Penjualan Domestik Mayora Indah di Juli Semringah
| Rabu, 02 September 2026 | 12:12 WIB

Kinerja Penjualan Domestik Mayora Indah di Juli Semringah

Pertumbuhan sell in domestik MYOR pada Juli 2026 tercatat lebih dari 15% secara tahunan (year on year, melampaui target internal MYOR sebesar 10%.

Tarif PNBP Naik, UMKM dan Pebisnis Tambang Bakal Tertekan?
| Rabu, 02 September 2026 | 12:00 WIB

Tarif PNBP Naik, UMKM dan Pebisnis Tambang Bakal Tertekan?

Kenaikan tarif PNBP mulai dirasakan oleh pelaku uusaha saha UMKM yang masih membutuhkan layanan pemerintah dalam mengembangkan bisnisnya.

Pendapatan Jalan Tol Tumbuh, Prospek JSMR Masih Cerah
| Rabu, 02 September 2026 | 08:38 WIB

Pendapatan Jalan Tol Tumbuh, Prospek JSMR Masih Cerah

Penopang kinerja PT Jasa Marga Tbk (JSMR) adalah pertumbuhan bisnis jalan tol dan peluang perbaikan margin.

INDEKS BERITA