Sepertiga Nasabah Jiwasraya Memilih Roll Over

Selasa, 22 Januari 2019 | 06:24 WIB
Sepertiga Nasabah Jiwasraya Memilih Roll Over
[]
Reporter: Galvan Yudistira, Tendi Mahadi | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwasraya mengklaim minat nasabah pemegang polis JS Saving Plan yang melakukan perpanjangan (roll over) kontrak meningkat tajam. Hal ini menyusul tawaran bunga dibayar dimuka sebesar 7% per tahun.

Termasuk nasabah melihat upaya penyehatan yang dilakukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham adalah hal positif. "Saat ini nasabah yang berminat roll over sudah di atas 33% atau melebihi target. Sedari awal manajemen bersama pemegang saham, OJK dan bank mitra berkomitmen untuk memenuhi kewajiban," ungkap Direktur Utama Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko dalam keterangan resmi, Senin (21/1).

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pemegang polis, manajemen baru Jiwasraya menawarkan dua opsi pembayaran terkait produk JS Saving Plan. Pertama, untuk nasabah yang berminat melakukan roll over akan diberikan bunga dibayar dimuka sebesar 7% per tahun atau setara dengan 7,49% per tahun nett efektif.

Kedua, manajemen baru Jiwasraya akan memberikan bunga pengembangan efektif sebesar 5,75% per tahun nett. Klausul ini untuk mereka yang memilih tidak melakukan perpanjangan.

"Jadi kami berharap nasabah tetap tenang. Kami pun sudah memiliki solusi yang efektif sehingga pembayaran untuk mereka yang tidak ingin memperpanjang secara bertahap pada kuartal II 2019," terang Hexana.

Namun Rudyantho Koordinator Forum Komunikasi Pemegang Polis Bancassurance Jiwasraya mengatakan hingga kini pemegang polis yang menolak roll over tak juga menerima pembayaran nilai polis. Forum menuntut hak, sementara Jiwasraya menawar kewajiban, kata Rudy, Senin (21/1).

Sehingga seharusnya menurutnya ada metode lain yang dilakukan manajemen Jiwasraya sebagai wujud tanggung jawab moral kepada anggota pemegang polis yang jumlahnya mencapai 349 orang. Misalnya saja dengan menjual aset.

Belum ada investor baru

Seiring dengan komitmen pembayaran polis JS Saving Plan, manajemen baru PT Asuransi Jiwasraya juga sudah menandatangi nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan empat BUMN.

Kerjasama strategis ini berkenaan dengan komitmen keempat BUMN tersebut dalam memberikan akses customer base dan distribution channel Jiwasraya selaku penyedia produk asuransi. Hexana berharap, kerjasama denggan PT Pegadaian, PT Kereta Api Indonesia, PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) dan Bank Tabungan Negara dapat membantu perusahaan menyelesaikan masalah dan meningkatkan kinerja perseroan. "Kerjasama ini merupakan realisasi dari salah satu inisiatif yang disiapkan untuk memberikan solusi dan mengembalikan core business Jiwasraya di bisnis asuransi," ujar Hexana.

Namun belum ada kepastian adanya investor baru yang masuk ke Jiwasraya. Kementerian BUMN sebelumnya menyebutkan sedang mengusahakan ada investor baru ke anak usaha perusahaan tersebut.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Kunci Investasi Sukses Dirut Trust Sekuritas Gurasa Saigan
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 07:00 WIB

Kunci Investasi Sukses Dirut Trust Sekuritas Gurasa Saigan

Krisis moneter 1998 menghantam portofolio Gurasa Saigan. Temukan mengapa ia memilih tidak cut loss dan strategi yang ia terapkan.

 RI-AS Teken Perjanjian, Stop Impor Tetap Jalan
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 06:12 WIB

RI-AS Teken Perjanjian, Stop Impor Tetap Jalan

Kementerian ESDM menegaskan, penghentian impor solar, bensin dan avtur di luar kesepakatan dagang dengan pihak AS

 Mantan Sales Jadi Pengusaha Sukses
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 06:04 WIB

Mantan Sales Jadi Pengusaha Sukses

Perjuangan Alamsyah Cheung rintis usaha alat pelacakan GPS dan membesarkan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk

SMDR Siapkan Capex US$ 200 Juta di 2026: Patimban & Armada Baru Dongkrak Laba?
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 05:00 WIB

SMDR Siapkan Capex US$ 200 Juta di 2026: Patimban & Armada Baru Dongkrak Laba?

Samudera Indonesia (SMDR) siapkan US$200 juta untuk Patimban dan armada baru. Strategi ini diharapkan meningkatkan kinerja perusahaan pada 2026.

Rugi Nggak Nawar
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 04:35 WIB

Rugi Nggak Nawar

Cara pemerintah tatkala berurusan dengan permintaan dari negara atau pihak lain tidak seperti gaya tawar-menawar ala pasar.

Momentum Pertumbuhan Bank Syariah
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 04:30 WIB

Momentum Pertumbuhan Bank Syariah

Bulan Ramadan saat ini seharusnya bisa menjadi momen untuk mewujudkan prinsip-prinsip ekonomi syariah.​

Nilai Tukar Rupiah Sepekan Ini Terseret Sentimen Geopolitik dan Domestik
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 04:00 WIB

Nilai Tukar Rupiah Sepekan Ini Terseret Sentimen Geopolitik dan Domestik

Nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif pekan ini. Analis melihat ada peluang meski trennya melemah terbatas. Cek proyeksi selengkapnya.

Matahari Putra Prima (MPPA) Rancang Rights Issue, Siap Terbitkan 24 Miliar Saham Baru
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:49 WIB

Matahari Putra Prima (MPPA) Rancang Rights Issue, Siap Terbitkan 24 Miliar Saham Baru

Emiten ritel dari Lippo Group, akan menerbitkan 24 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 50 per saham dalam aksi rights issue. ​

Terpapar Sentimen Data Ekonomi dan Harga Komoditas, IHSG Anjlok 0,23% Dalam Sepekan
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:41 WIB

Terpapar Sentimen Data Ekonomi dan Harga Komoditas, IHSG Anjlok 0,23% Dalam Sepekan

Pergerakan IHSG di sepanjang pekan ini masih dipengaruhi sejumlah sentimen. Di antaranya, sentimen rilis data ekonomi makro Amerika Serikat (AS).​

Harga Emas Mengkilat, Saham Emiten Menguat
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:35 WIB

Harga Emas Mengkilat, Saham Emiten Menguat

Harga emas kembali melesat. Kondisi ini menjadi angin segar yang kesekian bagi emiten-emiten produsen emas pada tahun ini. 

INDEKS BERITA

Terpopuler