Setiap Hari Dirut Nusantara Infrastructure Rutin Borong Saham META

Rabu, 22 April 2020 | 05:00 WIB
Setiap Hari Dirut Nusantara Infrastructure Rutin Borong Saham META
[]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Momentum jatuhnya harga saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) rupanya tak mau dilewatkan oleh Muhammad Ramdani Basri.

Tak tanggung-tanggung, setiap hari terhitung sejak 13 April 2020 hingga 21 April 2020 Direktur Utama (dirut) PT Nusantara Infrastructure Tbk, itu rutin mengakumulasi saham META.

Total, selama tujuh hari perdagangan bursa Ramdani Basri sudah mengumpulkan sekitar 6,5 juta saham META senilai sekitar Rp 873,78 juta.

Dus, porsi kepemilikannya di META membengkak dari 0,18% menjadi sekitar 0,22%.

Transaksi harian terbesar yang dilakoni Ramdani Basri berlangsung Selasa (21/4), yakni sebanyak sekitar 4,9 juta. 

Bahkan, harga beli transaksi yang berlangsung kemarin, jauh diatas harga rata-rata META di pasar reguler.

 

Transaksi Saham META Oleh Dirut PT Nusantara Infrastructure Tbk
Tanggal Jumlah Harga Beli Harga Rata-rata*
13 April 2020 843.800 111 109
14 April 2020 127.500 106 106
15 April 2020 15.000 105 105
16 April 2020 116.200 103 104
17 April 2020 179.700 101 102
20 April 2020 270.000 99 100
21 April 2020 4.952.333 143 99
TOTAL 6.504.533    
*harga rata-rata di pasar reguler
sumber: Keterbukaan Informasi, riset, diolah KONTAN

 

Dahlia Evawani, Corporate Secretary PT Nusantara Infrastructure Tbk dalam keterbukaan informasi kemarin menyebut, semua transaksi pembelian saham META yang dilakukan Ramdani Basri bertujuan untuk menambah portofolio investasi.

Di sisi lain, manajemen META sendiri sudah berancang-ancang menggelar buyback saham.

Rencana untuk membeli kembali (buyback) sahamnya yang ada di pasar sudah disampaikan pada 17 Maret 2020 .

Baca Juga: Kinerja Nusantara Infrastructure tahun lalu ditopang pendapatan sektor konstruksi

Namun sejauh ini belum ada informasi yang disampaikan secara terbuka soal detil rencana buyback tersebut.

Termasuk soal periode pelaksanaan, berapa banyak saham yang akan di buyback, anggaran dan berapa harga belinya.

Keputusan META untuk membeli kembali sahamnya di pasar tak lepas dari anjloknya harga saham emiten infrastruktur tersebut.

Saham META memulai downtrend sebelum virus corona berefek ke pasar saham Indonesia.

Tepat setelah harganya menyentuh level tertinggi dalam setahun terakhir di Rp 220 per saham pada 30 Desember 2019.

Sejak awal 2020, harga saham META terus berada dalam tekanan hingga terkoreksi 52,43% (year to date/ytd 21 April 2020).

Kemarin harga saham META ditutup turun 1,01% di Rp 98 per saham.

Terakhir kali harga saham META berada di bawah Rp 100 terjadi lebih dari empat tahun silam, yakni pada Februari 2016.

Baca Juga: Corona meluas, META dan CMNP catatkan penurunan lalu lintas tol hingga 50%

Bagikan

Berita Terbaru

Lingkaran Setan Utang Pemerintah Mahal: Saat Rupiah Tumbang dan Bunga SBN Terbang
| Minggu, 07 Juni 2026 | 11:30 WIB

Lingkaran Setan Utang Pemerintah Mahal: Saat Rupiah Tumbang dan Bunga SBN Terbang

Yield SBN diperkirakan bakal tertahan di atas level 7% demi mengawal daya tarik aset domestik di tengah depresiasi rupiah.

Harga TBS Sempat Anjlok Akibat Ekspor Satu Pintu, Kini Diklaim Berangsur Pulih
| Minggu, 07 Juni 2026 | 10:30 WIB

Harga TBS Sempat Anjlok Akibat Ekspor Satu Pintu, Kini Diklaim Berangsur Pulih

Beban petani bertambah berat dihantam harga pupuk yang terbang tinggi dan membuat margin kian menipis.

Skandal Oknum Bank Mantap Purwokerto, Dana Pensiunan Dirampok Lewat Investasi Bodong
| Minggu, 07 Juni 2026 | 09:07 WIB

Skandal Oknum Bank Mantap Purwokerto, Dana Pensiunan Dirampok Lewat Investasi Bodong

Para korban mematok target utama untuk menempuh jalur persuasif agar dana kerugian dapat kembali utuh.

Persepsi Pasar terhadap TPIA Mulai Berubah, tapi Risiko Sahamnya Belum Hilang
| Minggu, 07 Juni 2026 | 08:52 WIB

Persepsi Pasar terhadap TPIA Mulai Berubah, tapi Risiko Sahamnya Belum Hilang

Masa depan TPIA tidak lagi tergantung pada industri petrokimia global yang masih megap-megap akibat kelebihan pasokan dari China.

Harga Bitcoin Anjlok Dalam: Siap-siap Hadapi Level Krusial Ini!
| Minggu, 07 Juni 2026 | 07:15 WIB

Harga Bitcoin Anjlok Dalam: Siap-siap Hadapi Level Krusial Ini!

Bitcoin anjlok 19% YTD, namun OJK catat jutaan akun baru dan transaksi triliunan. Cek peluang rebound dari tekanan jual saat ini.

HRTA Membayar Loyalitas Para Pekerja dengan Debu Emas
| Minggu, 07 Juni 2026 | 06:15 WIB

HRTA Membayar Loyalitas Para Pekerja dengan Debu Emas

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengolah debu di pabrik yang mengandung emas untuk membiayai puluhan pekerja berangkat wisata religi.

 
Mencegah Bom Waktu
| Minggu, 07 Juni 2026 | 06:10 WIB

Mencegah Bom Waktu

Indonesia sempat terjebak dalam krisis multi dimensi pada akhir milenium lalu, satu dolar AS dihargai di rentang Rp 16.500-Rp 16.900.

Cuan Melukis Cantik dari Jasa Face Painting
| Minggu, 07 Juni 2026 | 06:10 WIB

Cuan Melukis Cantik dari Jasa Face Painting

Dari pesta ulang tahun hingga promosi produk, jasa lukis wajah bisa menjadi bisnis kreatif yang menghasilkan omzet menggiurkan.

 
 <
Kiat Minimarket Menghadapi Warung Madura dan KDMP
| Minggu, 07 Juni 2026 | 05:30 WIB

Kiat Minimarket Menghadapi Warung Madura dan KDMP

Gejolak ekonomi mulai memberi tekanan bagi pelaku bisnis minimarket. Simak bagaimana strategi peritel.

 
Tahun The Black Swan Bursa Saham Indonesia
| Minggu, 07 Juni 2026 | 05:25 WIB

Tahun The Black Swan Bursa Saham Indonesia

Walaupun angka kerugian di atas terlihat mengerikan, investor saham tetap perlu melihat horizon investasi jangka panjang.

INDEKS BERITA

Terpopuler