Si Bocah Trader

Selasa, 20 Januari 2026 | 06:10 WIB
Si Bocah Trader
[ILUSTRASI. Yuwono Triatmodjo (KONTAN/Steve GA)]
Yuwono Triatmodjo | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bak peribahasa: buah tak jatuh jauh dari pohonnya. Aksi Yudo Achilles Sadewa, anak Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa juga tak kalah fenomenal dari sang ayah.

Jika sang ayah kerap cuap-cuap bicara target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sang anak justru lebih spesifik bicara soal saham-saham tertentu yang kemudian menjadi perguncingan di pasar.

Jika Anda masih ingat, Purbaya juga yang menyebut IHSG tahun 2025 bisa menyentuh angka 9000 dan menembus 10000 pada akhir tahun 2026 mendatang.

Saat pembukaan perdagangan bursa efek Indonesia di awal tahun ini (2/1/2026) Purbaya menegaskan, fondasi ekomomi sudah agak membaik. Target 10000, menurutnya, bukan sekadar target optimistis, tetapi juga ditopang oleh perbaikan ekonomi dan ekspektasi pertumbuhan laba emiten.

Ada yang berpandangan, omon-omon soal angka target IHSG sejatinya bukan tugas seorang menteri keuangan. Karena tugas pemerintah sejatinya adalah menjaga fundamental ekonomi, bukan malah menjadi pemandu sorak.

Sementara, tingkah laku sang anak, Yudo, tak kalah mendapat sorotan. Ramai ditulis media, bahwa usai Yudo berkomentar di sebuah grup investasi terkait saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA), saham perusahaan pengembang properti itu kembali bergerak liar hingga sempat auto reject atas (ARA) pada 7 Januari 2026.

"Gw tiba-tiba mimpi DADA ke Rp 300 ribu tadi malam. Ada uang aku Rp 10 juta nyangkut," tulis Yudo seperti banyak dikutip media. Sekadar mengingatkan, saham DADA banyak mengecoh investor, dengan kenaikan harga mulai dari Rp 6 per saham hingga mencapai Rp 178 per saham, sebelum akhirnya longsor ke posisi Rp 50 per saham.

Berikutnya komentar Yudo tentang saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) juga bikin geger. "PWON akan jadi the next PANI? Dia akan buat pakuwon mall Semarang senilai 5,6 triliun rupiah di kawasan Gombel, Semarang. Proyek ini akan ditargetkan menjadi destinasi iconic baru di kota Semarang," tulisnya, Jumat (9/1/2026) lalu. Usai pernyataan itu, harga saham PWON melonjak 25,15% dalam sepekan perdagangan.

Pembiaran oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap aksi Yudo yang dijulukan si Bocah trader ini, bisa menjadi preseden buruk. Jika ini masuk katagori pom-pom, pelakunya adalah anak pejabat negara.

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Cerita Suram Pasar Keuangan  di Masa Pemerintahan Prabowo
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Cerita Suram Pasar Keuangan di Masa Pemerintahan Prabowo

Di dalam negeri, ekonomi diperparah daya beli masyarakat yang lesu, nilai tukar rupiah yang melemah hingga tekanan hebat pada pasar modal.  

Buntut Geger MSCI
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Buntut Geger MSCI

Tidak ada tempat lagi bagi lontaran ide-ide kebijakan baru berskala besar yang sulit dipahami logika ekonominya.

Surya Semesta Internusa (SSIA) Ditopang Otomotif dan Pusat Data
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Surya Semesta Internusa (SSIA) Ditopang Otomotif dan Pusat Data

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) optimistis dapat mencapai target pra penjualan 135 hektare lahan di sepanjang 2026

Saham Bank Jumbo Masih Menanti Rebound
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Saham Bank Jumbo Masih Menanti Rebound

Saham bank jumbo tertekan aksi jual asing, tapi peluang rebound teknikal masih terbuka.               

Permodalan Himbara Tergerus di Kala Potensi Risiko Meningkat
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Permodalan Himbara Tergerus di Kala Potensi Risiko Meningkat

Permodalan Himbara tergerus di tengah ekspansi kredit dan kenaikan nilai NPL. Penerbitan obligasi perpetual jadi strategi bank perkuat modal 

Saham PGUN dan JARR Ambles, Agunan Kredit Bank Mandiri Tergerus
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 05:10 WIB

Saham PGUN dan JARR Ambles, Agunan Kredit Bank Mandiri Tergerus

Kondisi ini menjadi sorotan karena Jhonlin Group menjaminkan saham kedua emiten tersebut untuk memperoleh fasilitas kredit dari Bank Mandiri. 

IHSG Terendah 6 Tahun, Waspadai Tekanan Jual Saham Big Caps Hari Ini (20/10)
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 04:50 WIB

IHSG Terendah 6 Tahun, Waspadai Tekanan Jual Saham Big Caps Hari Ini (20/10)

IHSG mengakumulasi pelemahan 15,83% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah total 42,22%.​

Investasi EBT untuk Data Center
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Investasi EBT untuk Data Center

Investasi EBT juga sejalan dengan upaya mewujudkan tren menuju pusat data ramah lingkungan atau green data center (GDC).

Leasing Perkuat Diversifikasi Pembiayaan Alat Berat
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 04:20 WIB

Leasing Perkuat Diversifikasi Pembiayaan Alat Berat

Penyaluran pembiayaan alat berat oleh multifinance mencapai Rp 48,50 triliun hingga Agustus 2026, alias hanya naik 0,12% dari Agustus 2025.

Saham BIg Four Perbankan Terus Tertekan, Saatnya Akumulasi?
| Senin, 19 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Saham BIg Four Perbankan Terus Tertekan, Saatnya Akumulasi?

Keputusan untuk melakukan akumulasi beli harus mempertimbangkan tiga hal, yakni tujuan investasi, jangka waktu investasi, dan profil risiko.

INDEKS BERITA

Terpopuler