KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membidik pertumbuhan pendapatan dan laba bersih masing-masing 5%–8% pada tahun ini. SIDO memasang target moderat di tengah ketidakpastian global yang berpotensi menekan beban bahan baku dan daya beli.
Dengan realisasi pendapatan dan laba bersih 2025 masing-masing penjualan Rp 4,07 triliun dan Rp 1,22 triliun, produsen jamu dan suplemen ini menilai ruang pertumbuhan masih terbuka, meski tekanan eksternal meningkat.
