Sikap Hawkish The Fed Bakal Membuat Rupiah Bergerak Melemah Hari Ini (10/1)

Senin, 10 Januari 2022 | 04:50 WIB
Sikap Hawkish The Fed Bakal Membuat Rupiah Bergerak Melemah Hari Ini (10/1)
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah diprediksi masih belum keluar dari tekanan pada Senin (10/1). Rilis risalah rapat FOMC pekan lalu masih mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini. 

Analis Monex Investindo Futures Faisyal meyakini, dollar Amerika Serikat (AS) masih bisa menguat seiring outlook kenaikan suku bunga acuan AS. Apalagi, tingkat pengangguran AS turun menjadi 3,9% di Desember dari 4,2% di November. Ini lebih baik dari proyeksi sebesar 4,1%. "Ini akan semakin mempertegas pandangan dan sikap hawkish The Fed ke depan," ujar Faisyal, Jumat (7/1).

Baca Juga: Berikut Sentimen yang Pengaruhi Pergerakan IHSG pada Pekan Depan

Kepala Ekonom Bank Central Asia David Sumual menambahkan, pelaku pasar masih akan risk off merespons sikap hawkish The Fed. "Penguatan rupiah pada Jumat sifatnya hanya teknikal semata," kata dia, Jumat (7/1).

Jumat lalu (7/1), kurs rupiah di pasar spot menguat 0,28% jadi Rp 14.351 per dollar AS. Kurs rupiah Jisdor BI menguat 0,25% jadi Rp 14.360 per dollar AS. 

David meyakini, kenaikan harga minyak akibat gejolak di Kazakhstan akan jadi pemberat rupiah. Ia memprediksi kurs rupiah hari ini melemah dan bergerak dalam kisaran Rp 14.340-Rp 14.390. Faisyal juga memprediksikan kurs rupiah akan turun hari ini dan bergerak antara Rp 13.300-Rp 14.410 per dollar AS.

Baca Juga: Ini Pilihan Saham yang Bisa Dicermati, IHSG Diprediksi Menguat Senin (8/1)

Bagikan

Berita Terbaru

Neraca Dagang Indonesia Defisit Pertama Kali dalam 72 Bulan
| Rabu, 01 Juli 2026 | 15:52 WIB

Neraca Dagang Indonesia Defisit Pertama Kali dalam 72 Bulan

Indonesia catat defisit dagang pertama setelah 72 bulan surplus. Impor migas melonjak drastis, ini alasan Anda perlu tahu dampaknya segera.

Kenaikan Harga Bensin Memicu Inflasi Tahunan Juni 3,34%
| Rabu, 01 Juli 2026 | 13:22 WIB

Kenaikan Harga Bensin Memicu Inflasi Tahunan Juni 3,34%

Secara tahunan atau year on year (YoY), inflasi Juni 2026 tercatat sebesar 3,34%, meningkat dari 3,08% pada Mei 2026.

Transaksi BEI Anjlok Hampir 50% dalam Dua Pekan, Likuiditas Pasar Saham RI Mengering
| Rabu, 01 Juli 2026 | 10:25 WIB

Transaksi BEI Anjlok Hampir 50% dalam Dua Pekan, Likuiditas Pasar Saham RI Mengering

Setelah IHSG mengalami tekanan tajam dalam beberapa kesempatan, tingkat kepercayaan investor ritel ikut menurun.

Ada Lelang Frekuensi, Mitratel (MTEL) Bidik Pertumbuhan Kinerja Pada 2026
| Rabu, 01 Juli 2026 | 09:38 WIB

Ada Lelang Frekuensi, Mitratel (MTEL) Bidik Pertumbuhan Kinerja Pada 2026

Emiten menara telekomunikasi ini memproyeksi, kenaikan pendapatan dan EBITDA tahun 2026 mengikuti pertumbuhan industri menara telekomunikasi.​

Laju Saham Kompas100 Belum Maknyus
| Rabu, 01 Juli 2026 | 09:34 WIB

Laju Saham Kompas100 Belum Maknyus

Saham emiten berkapitalisasi besar atau big caps di Bursa Efek Indonesia jadi pemberat kinerja IDX Kompas100 sejak awal 2026.

Ekspektasi Suku Bunga Masih Tinggi, Mirae Asset Kaji Ulang Target IHSG
| Rabu, 01 Juli 2026 | 09:24 WIB

Ekspektasi Suku Bunga Masih Tinggi, Mirae Asset Kaji Ulang Target IHSG

Performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian terpuruk. Mirae Asset Sekuritas berpotensi memangkas target IHSG di 2026. ​

Jalan Terjal Indeks Saham Sektoral
| Rabu, 01 Juli 2026 | 09:18 WIB

Jalan Terjal Indeks Saham Sektoral

Di sepanjang tahun berjalan 2026 atau year to date (YtD), seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja negatif ​

Patriot Bond dan Merah Putih Bond: Perlakuan Super Istimewa dengan Risiko Nyata
| Rabu, 01 Juli 2026 | 08:51 WIB

Patriot Bond dan Merah Putih Bond: Perlakuan Super Istimewa dengan Risiko Nyata

Ketidakpatuhan yang berujung pada peluang memperoleh perlindungan khusus, akan merusak insentif kepatuhan pajak jangka panjang.

Kenaikan Produksi Mendorong Prospek Saham INCO
| Rabu, 01 Juli 2026 | 08:21 WIB

Kenaikan Produksi Mendorong Prospek Saham INCO

Proyek hilirisasi INCO diprediksi dorong laba di 2026. Analis pun memasang rekomendasi beli saham INCO

Rupiah Anjlok Lagi, Mengawali Juli 2026, Simak Prediksi Mata Uang Garuda Hari Ini
| Rabu, 01 Juli 2026 | 08:17 WIB

Rupiah Anjlok Lagi, Mengawali Juli 2026, Simak Prediksi Mata Uang Garuda Hari Ini

Rupiah merosot 0,31% ke Rp 17.907 per dolar AS. Faktor domestik dan arah kebijakan moneter The Fed menjadi penentu pergerakan rupiah. 

INDEKS BERITA

Terpopuler