Siloam (SILO) Siapkan Rp 100 Miliar untuk Buyback Saham

Kamis, 31 Oktober 2019 | 18:59 WIB
Siloam (SILO) Siapkan Rp 100 Miliar untuk Buyback Saham
[ILUSTRASI. Anak bermain puzzle di ruang bermain anak sambil menunggu antrian pasien di Rumah Sakit Siloam ASRI, Jakarta, Sabtu (22/7). Siloam Hospitals Group (SHG) memperingati Hari Anak Nasional dengan memberikan puzzle gratis kepada para pasien anak di setiap unit]
Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Siloam Internationals Hospital Tbk (SILO) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) sahamnya. Siloam akan menyiapkan dana sebesar RP 100 miliar untuk aksi korporasi tersebut. 

Perusahaan milik Grup Lippo ini akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan pemegang saham pada 9 Desember 2019 mendatang.

Baca Juga: Pendapatan tumbuh 18,67%, laba Siloam (SILO) meroket di kuartal III 2019

Rencananya, jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimal 1% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan atau 16,25 juta saham. 

Buyback ini dilakukan dalam rangka melaksanakan progran kepemilikan saham oleh manajemen dan karyawan atawa employee stock options plan (MESOP).

"Pembelian kembali saham ini tidak berdampak material terhadap performa laba per saham karena tidak berhubungan langsung dengan kegiatan operasional," ujar manajemen Siloam, Kamis (31/10). 

Baca Juga: Rasio utang rendah, John Riady: Lippo Karawaci (LPKR) siap kebut rencana bisnis

Aksi buyback akan dilakukan sejak 16 Desember hingga 9 Juni 2021 mendatang, dan dapat dihentikan sesuai kebijakan perusahaan. 

Pada perdagangan hari ini, saham SILO ditutup naik 0,35% menjadi Rp 7.200 per saham dari hari sebelumnya. Total beli bersih asing mencapai Rp 2,8 miliar. Dari awal tahun, saham SILO sudah melesat 100,56%. 

Per kuartal III 2019, Siloam mengantongi pendapatan sebesar Rp 5,21 riliun atau meningkat 18,67% dari periode sama tahun lalu yang sebesar. Rp 4,39 triliun.

Sementara itu, laba bersihnya tercatat Rp 53,81 miliar atau melonjak 457,62% dari kuartal III 2018 sebesar Rp 9,65 miliar. 

Baca Juga: Jokowi fokus bangun SDM di periode ke-2, ini sektor saham yang diuntungkan

Bagikan

Berita Terbaru

Menilik Keuangan WBSA, IPO Perdana di 2026 yang Labanya Tumbuh Ribuan Persen di 2025
| Kamis, 26 Maret 2026 | 17:49 WIB

Menilik Keuangan WBSA, IPO Perdana di 2026 yang Labanya Tumbuh Ribuan Persen di 2025

WBSA bakal melepas sebanyak-banyaknya 20,75% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh bernilai hingga Rp 306 miliar.

Memetakan Persaingan Sengit Alfamart dan Indomaret, Duo Raksasa Ritel di Indonesia
| Kamis, 26 Maret 2026 | 16:52 WIB

Memetakan Persaingan Sengit Alfamart dan Indomaret, Duo Raksasa Ritel di Indonesia

Untuk penjualan minuman siap saji saja di Alfamart turun 20% YoY, pendapatan kelas menengah yang menyusut porsi berbelanja ikut berkurang.

Struktur Voting Baru Grab Holdings Limited Buka Peluang Konsolidasi dengan GOTO
| Kamis, 26 Maret 2026 | 16:19 WIB

Struktur Voting Baru Grab Holdings Limited Buka Peluang Konsolidasi dengan GOTO

Perubahan struktur voting pasca akuisisi Foodpanda Taiwan tampak sebagai strategi Grab untuk menjaga fleksibilitas pengambilan keputusan.

Harga Minyak Terus Melonjak, Margin Emiten Sektor Ini Rentan Tertekan
| Kamis, 26 Maret 2026 | 07:37 WIB

Harga Minyak Terus Melonjak, Margin Emiten Sektor Ini Rentan Tertekan

Jika daya beli masyarakat melemah akibat inflasi energi, emiten sektor konsumer akan kesulitan menjaga volume penjualan.

Sentimen Pembagian Dividen Emiten Kakap, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 26 Maret 2026 | 07:04 WIB

Sentimen Pembagian Dividen Emiten Kakap, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Sentimen positif lain, langkah efisiensi berbagai kementerian melalui pemangkasan belanja tidak mendesak. 

Pemulihan Aset Diprediksi Lebih Sulit Tahun Ini
| Kamis, 26 Maret 2026 | 07:00 WIB

Pemulihan Aset Diprediksi Lebih Sulit Tahun Ini

Bank andalkan jual aset bermasalah untuk jaga laba—tapi tahun ini makin sulit karena stok menipis dan pasar lesu.

Kakao Indonesia Terbentur Kualitas
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:53 WIB

Kakao Indonesia Terbentur Kualitas

Dari sisi hilir, kapasitas industri pengolahan kakao nasional sebenarnya telah mencapai sekitar 739.000 ton per tahun

Suplai Kontainer Langka,  Bongkar Muat Melambat
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:50 WIB

Suplai Kontainer Langka, Bongkar Muat Melambat

Hambatan di pelabuhan akibat kelangkaan kontainer dan keandalan carane, serta  perang Timur Tengah turut mengerek biaya logistik ekspor-impor

Roland Berger: Pasar RI Masih Terbuka
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:44 WIB

Roland Berger: Pasar RI Masih Terbuka

Indonesia menawarkan kombinasi antara potensi jangka panjang yang signifikan dan stabilitas konsumsi yang relatif tinggi.

 Krisis Minyak, Batubara Kembali Menjadi Andalan
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:38 WIB

Krisis Minyak, Batubara Kembali Menjadi Andalan

Potensi Filipina mengimpor batubara dari Indonesia bisa mencapai 40 juta ton pada tahun ini untuk mengamankap operasional PLTU

INDEKS BERITA

Terpopuler