Berita Refleksi

Sinyal Hawkish dari Bank Indonesia

Oleh Abdul Mongid - Guru Besar FEB Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
Senin, 29 Januari 2024 | 07:09 WIB
Sinyal Hawkish dari Bank Indonesia

ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersiap menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Kantor BI, Jakarta, Kamis (21/12/2023). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Spt.

Reporter: Harian Kontan | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Euforia atas keberhasilan menurunkan inflasi ke level 2,61% pada tahun 2023 mendominasi pemberitaan di media massa. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan inflasi pada tahun lalu menurun dan terjaga dalam kisaran sasaran. Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  menyatakan untuk mempertahankan inflasi, pemerintah akan melanjutkan program bantuan beras dan bantuan langsung tunai (BLT) pada 2024. 

Tampaknya ideologi moneter yang mendoktrin "inflasi" adalah "musuh" yang harus diberantas mengakar begitu kuat di pemerintah. Makanya walaupun tugas menjaga inflasi adalah tugas konstitusional Bank Indonesia (BI) namun sekarang telah menjadi "mainan" pemerintah pusat maupun daerah. 

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru
IHSG
7.311,91
0.06%
-4,20
LQ45
987,90
0.21%
-2,03
USD/IDR
15.715
0,27
EMAS
1.164.000
1,93%
Terpopuler