KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mempertegas arah bisnisnya sebagai jangkar pembiayaan transisi energi nasional. Di tengah tantangan fiskal dan tekanan global, BUMN pembiayaan ini memilih mengerek porsi energi baru terbarukan (EBT) dan memangkas pembiayaan ke batubara hingga 2028.
Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan, SMI ingin menjadi platform transisi energi, termasuk mendorong percepatan pensiun dini pembangkit fosil. "Kami menjadi platform transisi energi, dengan percepatan pengakhiran proyek atau pembangkit motor atau fosil dan mengakselerasi pembiayaan proyek berbasis energi baru dan pembangkitan,” ujar Reynaldi, Selasa (3/3).
