Strategi Bank Hadapi Gejolak Rupiah

Sabtu, 26 April 2025 | 04:23 WIB
Strategi Bank Hadapi Gejolak Rupiah
[ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump mendengarkan sambutan dalam upacara pelantikan Administrator Pusat Layanan Medicare dan Medicaid Mehmet Oz di Ruang Oval di Washington, D.C., AS, 18 April 2025. REUTERS/Nathan Howard]
Ardhienus | Deputi Direktur di Departemen Surveilans Makroprudensial, Moneter dan Market Bank Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengguncang pasar saham global dengan sangat dahsyat. Kebijakan yang menyasar banyak negara dengan besaran tambahan tarif yang cukup tinggi membuat harga saham di banyak negara serentak berguguran. Indonesia yang juga menjadi sasaran kebijakan tarif itu mengalami hal serupa. Pasar saham di perdagangan hari pertama paska liburan lebaran langsung anjlok. Bahkan sempat dihentikan sementara begitu pasar saham dibuka karena indeks harga saham gabungan (IHSG) sudah turun hingga 9%.

Selain pasar saham, kebijakan tarif Trump juga membuat mata uang rupiah merosot di hadapan dolar AS hingga nilai tukar rupiah sempat menembus level Rp 17.000 per dolar AS, sebelum akhirnya naik lagi setelah Bank Indonesia turun tangan dengan melakukan intervensi. Kebijakan tarif Trump itu seakan-akan menambah tekanan terhadap pasar saham dan nilai tukar rupiah. Sebagai institusi vital dalam perekonomian Indonesia, perbankan nasional harus mewaspadai penurunan harga saham dan pelemahan nilai tukar rupiah. Hanya saja dampak penurunan harga saham relatif terbatas pada perbankan. Pasalnya, bank diharamkan otoritas untuk menanamkan dananya dalam bentuk saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Sebaliknya, merosotnya nilai tukar rupiah dapat meningkatkan eksposur risiko pada perbankan nasional. 

Baca Juga: Hartadinata (HRTA) Mengincar Kenaikan Penjualan 60%

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Harga Minyak Terus Melonjak, Margin Emiten Sektor Ini Rentan Tertekan
| Kamis, 26 Maret 2026 | 07:37 WIB

Harga Minyak Terus Melonjak, Margin Emiten Sektor Ini Rentan Tertekan

Jika daya beli masyarakat melemah akibat inflasi energi, emiten sektor konsumer akan kesulitan menjaga volume penjualan.

Sentimen Pembagian Dividen Emiten Kakap, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 26 Maret 2026 | 07:04 WIB

Sentimen Pembagian Dividen Emiten Kakap, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Sentimen positif lain, langkah efisiensi berbagai kementerian melalui pemangkasan belanja tidak mendesak. 

Pemulihan Aset Diprediksi Lebih Sulit Tahun Ini
| Kamis, 26 Maret 2026 | 07:00 WIB

Pemulihan Aset Diprediksi Lebih Sulit Tahun Ini

Bank andalkan jual aset bermasalah untuk jaga laba—tapi tahun ini makin sulit karena stok menipis dan pasar lesu.

Kakao Indonesia Terbentur Kualitas
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:53 WIB

Kakao Indonesia Terbentur Kualitas

Dari sisi hilir, kapasitas industri pengolahan kakao nasional sebenarnya telah mencapai sekitar 739.000 ton per tahun

Suplai Kontainer Langka,  Bongkar Muat Melambat
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:50 WIB

Suplai Kontainer Langka, Bongkar Muat Melambat

Hambatan di pelabuhan akibat kelangkaan kontainer dan keandalan carane, serta  perang Timur Tengah turut mengerek biaya logistik ekspor-impor

Roland Berger: Pasar RI Masih Terbuka
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:44 WIB

Roland Berger: Pasar RI Masih Terbuka

Indonesia menawarkan kombinasi antara potensi jangka panjang yang signifikan dan stabilitas konsumsi yang relatif tinggi.

 Krisis Minyak, Batubara Kembali Menjadi Andalan
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:38 WIB

Krisis Minyak, Batubara Kembali Menjadi Andalan

Potensi Filipina mengimpor batubara dari Indonesia bisa mencapai 40 juta ton pada tahun ini untuk mengamankap operasional PLTU

Bank Swasta Harus Cari Cara Menumbuhkan Simpanan Valas
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:35 WIB

Bank Swasta Harus Cari Cara Menumbuhkan Simpanan Valas

​DHE SDA wajib parkir di bank BUMN. Kebijakan ini membuat likuiditas valas bank swasta tergerus, sehingga strategi pun dirombak.

Waspada! Ketahanan Energi Nasional Masih Rentan
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:31 WIB

Waspada! Ketahanan Energi Nasional Masih Rentan

Cadangan BBM Indonesia tercatat berada pada kisaran 27-28 hari berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Strategi Divestasi Bisa Memacu Prospek Telkom (TLKM) Semakin Seksi
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:30 WIB

Strategi Divestasi Bisa Memacu Prospek Telkom (TLKM) Semakin Seksi

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus fokus memperkuat bisnis inti dengan menggelar divestasi entitas usaha. 

INDEKS BERITA

Terpopuler