Strategi Investasi: Kunci Yield Optimal di Tengah Suku Bunga Tinggi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan kembali suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basis poin (bps) ke level 5,75% membuka peluang bagi investor untuk mengunci imbal hasil (yield) yang lebih tinggi di pasar obligasi. Di sisi lain, kondisi suku bunga tinggi juga membuat emiten harus menawarkan kupon lebih besar untuk menarik minat investor.
Head of Investment Specialist Sinarmas Asset Management, Domingus Sinarta Ginting mengatakan, kenaikan BI rate 100 basis poin (bps) sepanjang 2026 ini, telah mendorong kenaikan yield di pasar obligasi domestik, baik Surat Berharga Negara (SBN) maupun obligasi korporasi.
