SUPR Gandeng PLN di Jaringan Optik

Kamis, 16 Mei 2019 | 11:11 WIB
SUPR Gandeng PLN di Jaringan Optik
[]
Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Solusi Tunas Pratama Tbk berkongsi dengan anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), yakni PT Indonesia Comnets Plus (Icon+). Kerjasama tersebut menyangkut pemanfaatan aset-aset PLN berupa tiang listrik untuk dipasang jaringan serat optik.

Solusi Tunas Pratama bertanggung jawab pada pemasangan tiang dan perawatan. "Sementara semua aset PLN dipegang oleh Icon+," jelas Nobel Tanihaha, Direktur Utama PT Solusi Tunas Pratama Tbk ditemui KONTAN seusai rapat umum pemegang saham (RUPS), Rabu (15/5).

Lewat kerjasama tersebut, Solusi Tunas Pratama bakal mengantongi bagi hasil pendapatan. Namun mereka tidak membeberkan potensi pendapatan itu.

Satu hal yang pasti, ekspansi bisnis tersebut tidak cuma-cuma. Solusi Tunas Pratama menyisihkan anggaran Rp 100 miliar dari alokasi dana belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini yang mencapai Rp 500 miliar.

Pengembangan jaringan serat optik adalah ikhtiar Solusi Tunas Pratama menangkap perubahan pasar. Perusahaan berkode saham SUPR di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu menilai penggunaan telepon pintar mendorong pertumbuhan akses internet. Makanya, mereka memperkuat infrastruktur serat optik.

Selain mendamba bagi hasil pendapatan, Solusi Tunas Pratama mengincar penambahan tenant atau penyewa menara. Target perusahaan itu mendapatkan 1.000 penyewa baru di sepanjang 2019.

Mengacu materi paparan publik yang dipublikasikan 10 Mei 2019, Solusi Tunas Pratama memiliki 6.4121 menara dan 10.492 penyewa. Sebanyak 433 menara berupa micro cell pole (MCP). Sementara panjang serat optik yang telah mereka bentangkan 3.260 kilometer (km).

Hingga tutup tahun nanti, Solusi Tunas Pratama optimistis mencetak pertumbuhan kinerja. "Karena pelanggan operator utama kami sudah berkomitmen untuk order mobile backhaul dan menara fiber optik, jadi kami percaya 2019 akan jauh lebih baik," tutur Nobel.

Hingga kuartal I 2019, Solusi Tunas Pratama mencetak pendapatan Rp 444,73 miliar. Pendapatan dari PT XL Axiata Tbk berkontribusi paling besar hingga Rp 167,47 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

Efek MSCI, Investor Asing Kabur Rp 6,17 Triliun, IHSG Nyungsep 7,35% ke 8.320,56
| Rabu, 28 Januari 2026 | 20:17 WIB

Efek MSCI, Investor Asing Kabur Rp 6,17 Triliun, IHSG Nyungsep 7,35% ke 8.320,56

Jika tidak ada perbaikan hingga Mei 2026, MSCI siap memangkas peringkat pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi frontier market.

Saham PTRO Anjlok Lebih Dari 14%, Lebih Baik Cash Out atau Tunggu Sentimen Lain?
| Rabu, 28 Januari 2026 | 14:17 WIB

Saham PTRO Anjlok Lebih Dari 14%, Lebih Baik Cash Out atau Tunggu Sentimen Lain?

Mengenai saham PTRO untuk saat ini sebaiknya wait and see dahulu, karena masih volatil akibat sentimen MSCI.

MSCI Soroti Transparansi Otoritas Pasar Saham Indonesia, Begini Kata BEI
| Rabu, 28 Januari 2026 | 09:31 WIB

MSCI Soroti Transparansi Otoritas Pasar Saham Indonesia, Begini Kata BEI

MSCI membekukan evaluasi indeks Indonesia mulai Februari 2026. Ini bisa jadi sinyal risiko bagi investor. Simak langkah BEI

Meneropong Peluang BUVA Masuk MSCI Small Cap 2026
| Rabu, 28 Januari 2026 | 08:30 WIB

Meneropong Peluang BUVA Masuk MSCI Small Cap 2026

Berdasarkan riset terbaru Samuel Sekuritas Indonesia, BUVA dinilai memiliki peluang masuk konstituen MSCI Small Cap periode semester I-2026.

Diwarnai Aksi Profit Taking Allianz cs Usai Capai ATH, Ke Mana Arah Saham ANTM?
| Rabu, 28 Januari 2026 | 08:23 WIB

Diwarnai Aksi Profit Taking Allianz cs Usai Capai ATH, Ke Mana Arah Saham ANTM?

Meski muncul tekanan jual, secara teknikal sejauh ini pergerakan ANTM masih berada di fase uptrend

Saham INET Terjun Bebas dari Pucuk, 2026 Jadi Tahun Pembuktian Eksekusi Proyek
| Rabu, 28 Januari 2026 | 08:08 WIB

Saham INET Terjun Bebas dari Pucuk, 2026 Jadi Tahun Pembuktian Eksekusi Proyek

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menganggarkan belanja modal sebesar Rp 4,2 triliun untuk tahun 2026.

Investor Waspada, Volatilitas Rupiah Mengancam Cuan Saham Barang Baku.
| Rabu, 28 Januari 2026 | 07:36 WIB

Investor Waspada, Volatilitas Rupiah Mengancam Cuan Saham Barang Baku.

Para investor berekspektasi, kinerja keuangan emiten-emiten logam dan mineral akan meningkat, terutama dari sisi profitabilitas.

Menakar Daya Tahan Saham Grup Lippo, Menguat Sesaat atau Ada Perbaikan Fundamental?
| Rabu, 28 Januari 2026 | 07:35 WIB

Menakar Daya Tahan Saham Grup Lippo, Menguat Sesaat atau Ada Perbaikan Fundamental?

Meski kompak menghijau, karakter penguatan saham Grup Lippo saat ini masih kental nuansa trading momentum.

Sistem Komunikasi Kapal PELNI Berbasis Satelit Diperkuat
| Rabu, 28 Januari 2026 | 07:23 WIB

Sistem Komunikasi Kapal PELNI Berbasis Satelit Diperkuat

Pelni mempercepat transformasi digital dengan mengimplementasikan Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO).

Apartemen Meikarta Lippo Cikarang (LPCK) Telah Dihuni 3.600 Unit
| Rabu, 28 Januari 2026 | 07:15 WIB

Apartemen Meikarta Lippo Cikarang (LPCK) Telah Dihuni 3.600 Unit

Pengembangan Meikarta diarahkan untuk menghadirkan kawasan yang hidup dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.

INDEKS BERITA

Terpopuler