Surplus Neraca Dagang Menyempit di Awal 2026, Defisit Migas Makin Menekan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus pada awal 2026, namun menunjukkan tanda perlambatan seiring lonjakan impor yang jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2026 mencatat surplus sebesar US$1,27 miliar, sementara secara kumulatif Januari–Februari 2026 mencapai US$2,23 miliar. Surplus neraca dagang Februari naik dari Januari yang sebesar US$950 juta.
