Survei BI: Penjualan Eceran Kian Ramai Jelang Akhir 2018

Kamis, 10 Januari 2019 | 07:20 WIB
Survei BI: Penjualan Eceran Kian Ramai Jelang Akhir 2018
[]
Reporter: Grace Olivia | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - Survei Bank Indonesia (BI) memperlihatkan penjualan eceran kian ramai di bulan November. Indeks Penjualan Riil (IPR) sepanjang November 2018 tumbuh 3,4% secara tahunan (YoY). Indeks itu tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan Oktober 2018 yang hanya 2,9% YoY.

BI mencatat IPR November 2018 sebesar 213,7. Peningkatan penjualan eceran terutama didorong oleh kinerja penjualan pada subkelompok komoditas sandang, yang tumbuh 29% YoY.

Survei juga menyebut kelompok komoditas bahan bakar kendaraan bermotor serta barang budaya dan rekreasi juga turut mendorong peningkatan penjualan eceran, dengan pertumbuhan masing-masing 18% dan 10,9% YoY.

Proyeksi BI, kenaikan penjualan eceran bakal berlanjut pada Desember 2018 sebagaimana terindikasi dari IPR yang tumbuh 7,7% YoY. Meningkatnya penjualan eceran diperkirakan bersumber dari penjualan kelompok komoditas barang lainnya, khususnya sub kelompok komoditas sandang dan kelompok barang seni budaya dan rekreasi.
Survei BI menunjukkan adanya pertumbuhan penjualan eceran pada kelompok komoditas makanan, minuman dan tembakau. Peningkatan penjualan eceran pada Desember 2018 tersebut sejalan dengan faktor musiman perayaan Natal dan tahun baru.

Dengan perkembangan tersebut, BI memperkirakan indeks penjualan ritel pada kuartal-IV 2018 tumbuh 4,7% YoY, ketimbang 4,6% YoY pada  kuartal III-2018. Secara keseluruhan tahun 2018, penjualan eceran menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun 2017.

Meskipun tren di survei BI positif, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia(Aprindo) Tutum Rahanta memperkirakan ada potensi perlambatan penjualan eceran kuartal-I 2019. Prediksi itu muncul sejalan dengan penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak di bulan April. "Pengusaha masih wait and see,"  ujar Tutum, Rabu (9/1).
 

Bagikan

Berita Terbaru

Pengguna Kripto Naik Tapi Transaksi Anjlok 34%, Pasar Kripto Berubah?
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Pengguna Kripto Naik Tapi Transaksi Anjlok 34%, Pasar Kripto Berubah?

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah pengguna kripto mencapai 22,69 juta pada akhir semester I-2026, melejit 43,17% YoY.

Pemerintah Dorong Infrastruktur Ekonomi Digital, Ini Imbasnya untuk DCII dan INET
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Pemerintah Dorong Infrastruktur Ekonomi Digital, Ini Imbasnya untuk DCII dan INET

DCII menjadi salah satu emiten yang paling relevan karena bisnis utamanya memang berada di sektor data center.

Konsumen Beralih ke Kebutuhan Primer, Bagaimana Nasib Saham Sektor Konsumsi?
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:02 WIB

Konsumen Beralih ke Kebutuhan Primer, Bagaimana Nasib Saham Sektor Konsumsi?

​Di tengah pergerakan Indeks Penjualan Riil yang fluktuatif, sejumlah emiten konsumen justru mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan.

Asing Kembali Borong Saham BBRI, Valuasi Jadi Pemicu Repricing
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Asing Kembali Borong Saham BBRI, Valuasi Jadi Pemicu Repricing

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mulai kembali menjadi incaran investor asing dalam sepekan.

GOTO Didepak dari Indeks MSCI, Butuh Katalis Material untuk Lepas Dari Level Gocap
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:35 WIB

GOTO Didepak dari Indeks MSCI, Butuh Katalis Material untuk Lepas Dari Level Gocap

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi dikeluarkan dari indeks MSCI Global Standard pada rebalancing periode Agustus 2026.

Harga Emas Global Mulai Naik Lagi, Saham PSAB Dapat Katalis Positif
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Harga Emas Global Mulai Naik Lagi, Saham PSAB Dapat Katalis Positif

Kenaikan harga emas global kembali ke level US$ 4.300 per ons troi dinilai menjadi katalis positif bagi PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

Setoran Bea Keluar Emas Masih Minim
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:40 WIB

Setoran Bea Keluar Emas Masih Minim

Sejak Desember 2025, pemerintah mulai mengenakan bea keluar atas sejumlah produk emas ekspor        

Pergerakan Saham Grup Barito Dipengaruhi Sentimen Fundamental dan MSCI
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Pergerakan Saham Grup Barito Dipengaruhi Sentimen Fundamental dan MSCI

Pergerakan saham Grup Barito tidak semata-mata technical rebound, melainkan kombinasi dari rebalancing MSCI, aksi korporasi, akumulasi investor.

Kendati Status Desil Tinggi, Belum Tentu Kaya
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Kendati Status Desil Tinggi, Belum Tentu Kaya

Pengelompokan desil dinilai kurang tepat untuk menentukan kelas ekonomi masyarakat                  

Menguji Ambisi Ekonomi Pemerintah Tahun Depan
| Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Menguji Ambisi Ekonomi Pemerintah Tahun Depan

Ruang fiskal yang kian terbatas membuat pemerintah harus berhati-hati menjaga keseimbangan antara ambisi belanja, target pertumbuhan, dan utang

INDEKS BERITA

Terpopuler