Tangkal Maling Digital

Jumat, 04 November 2022 | 08:00 WIB
Tangkal Maling Digital
[]
Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan transaksi pembayaran dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin banyak peminat. Transaksi terus meningkat pesat. 

Bank Indonesia (BI) mencatat, total volume transaksi QRIS sejak awal tahun hingga September 2022 mencapai 281,7 juta kali. Pencapaian ini melesat 182% secara tahunan dan naik 33% secara kuartalan.

Dari sisi nilai nominal transaksi telah mencapai Rp 29,7 triliun. Melejit 298% secara tahunan dan tumbuh sebesar 25% secara kuartalan.

Jumlah merchant yang sudah bisa menerima QRIS telah mencapai 21,6 juta. Sedangkan total pengguna QRIS sudah mencapai 25,2 juta. 

Sampai akhir tahun, BI menargetkan 15 juta pengguna baru. Dan hingga kini telah tercapai 13,6 juta. 

Tak cuma bisa digunakan di tanah air. QRIS juga bisa dipakai antarnegara.

Jadi Anda tak perlu lagi repot menukar uang rupiah dengan valuta asing ketika di luar negeri. Cukup bawa ponsel dan gunakan QRIS antarnegara atau QRIS cross border yang diimplementasikan di Thailand. Hidup semakin dimudahkan.

Hanya saja sesuai "karakter" teknologi, semakin manusia dimudahkan, semakin rentan terhadap serangan siber atau peretas.

Sebelum QRIS, industri keuangan memiliki teknologi lain yang kini masih banyak digunakan: m-banking dan internet banking.

Dua wahana ini beberapa kali terkena serangan. Terbaru, aplikasi mobile banking  Bank BNI menjadi korban aksi peretasan. Proses hukum berjalan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Eratnya hubungan teknologi dan finansial semakin meningkatkan risiko serangan siber.

Perusahaan keamanan siber, Kaspersky mencatat, di separuh pertama 2022, mendeteksi dan memblokir sebanyak 79.442 serangan malware yang menargetkan perangkat seluler di Indonesia. Malware adalah software yang menyusup di perangkat.

Kaspersky juga mendeteksi dan memblokir  356.786 phishing terkait finansial terhadap pengguna di Indonesia selama separuh pertama tahun ini.

Dari jumlah itu, total 166.857 insiden menargetkan sistem pembayaran. Phising adalah upaya mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan.

Semakin mudahnya transaksi keuangan memang semakin nyaman. Di sinilah penjahat siber mengais peluang.

Regulator dan otoritas keuangan juga harus gencar memberkan edukasi terkait adanya risiko di balik teknologi finansial tersebut.

Percuma, transaksi mudah, tapi keamanan semakin rentan. Saatnya menangkal maling digital. 

Bagikan

Berita Terbaru

Hobi Unik Bos  Harta Djaya Karya (MEJA): Koleksi Jersey hingga Jam Tangan Lawas
| Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Hobi Unik Bos Harta Djaya Karya (MEJA): Koleksi Jersey hingga Jam Tangan Lawas

Dari sekian banyak koleksim ada dua yang paling ia banggakan. Pertama, jersey Bryan Robson, pemain Inggris, lengkap dengan tanda tangan asli.

Direktur Harta Djaya Karya Venantius Agung: Optimis Pada Prospek Emas Fisik
| Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:44 WIB

Direktur Harta Djaya Karya Venantius Agung: Optimis Pada Prospek Emas Fisik

Venantius Agung Passionoraga tetap setia pada satu instrumen yang telah menemani lebih dari tiga dekade, yakni emas fisik.

Investor Masih Berhati-Hati, Kurva Imbal Hasil Obligasi Bergerak Mendatar
| Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Investor Masih Berhati-Hati, Kurva Imbal Hasil Obligasi Bergerak Mendatar

Investor meminta premi tinggi di tengah ketidak pastian fiskal dan prospek ekonomi yang belum pulih.

Jangan Belanja untuk Senang, Merana Kemudian
| Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Jangan Belanja untuk Senang, Merana Kemudian

Simak tanda-tanda terjebak doom spending, dan bagaimana cara mengatasinya.                          

Rapor Juli Positif, Bisakah Reksadana Saham Cuan Tahun Ini?
| Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rapor Juli Positif, Bisakah Reksadana Saham Cuan Tahun Ini?

Rata-rata reksadana saham cetak kinerja positif sebulan terakhir. Namun, menutup tahun ini dengan kinerja positif, masih akan menantang.

Kapan Waktu yang Tepat Bagi Investor Melakukan Profit Taking?
| Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:05 WIB

Kapan Waktu yang Tepat Bagi Investor Melakukan Profit Taking?

Profit taking terencana bukan tanda hilangnya keyakinan terhadap pasar. Melainkan menjaga hasil jerih payah agar tidak menguap.

Jersey Lokal Meraup Peluang Saat Demam Olahraga Meradang
| Minggu, 02 Agustus 2026 | 00:34 WIB

Jersey Lokal Meraup Peluang Saat Demam Olahraga Meradang

Tren olahraga kini melanda berbagai kalangan, seperti apa pengaruhnya ke bisnis jersey lokal dalam negeri?

Cabai Gendot dari Dieng yang Super Pedas
| Minggu, 02 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Cabai Gendot dari Dieng yang Super Pedas

​Di Jawa Barat, cabai gendot dikenal dengan nama cabai tit super, tit paris dan jatilaba. Asal-usul nama tit super dan tit paris tidak jelas.

Angkutan Antarkota Topang Bisnis Weha Transportasi Indonesia (WEHA)
| Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Angkutan Antarkota Topang Bisnis Weha Transportasi Indonesia (WEHA)

Pertumbuhan pendapatan ditopang bisnis jasa angkutan antarkota yang meningkat 16,7% yoy selama semester I-2026

Laba Bersih Gudang Garam (GGRM) pada Semester I-2026 Melejit 2.440%
| Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Laba Bersih Gudang Garam (GGRM) pada Semester I-2026 Melejit 2.440%

PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatat lonjakan laba signifikan di tengah merosotnya penjualan di semester I-2026.

INDEKS BERITA

Terpopuler