Berita Refleksi

Tapera, IKN, dan Kontraksi Ekonomi

Oleh Dion Saputra Arbi - Ekonom Universitas Gadjah Mada
Sabtu, 22 Juni 2024 | 07:45 WIB
Tapera, IKN, dan Kontraksi Ekonomi

Dion Saputra Arbi, Peneliti Muda Pusat Studi Ekonomika Kerakyatan UGM

Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program Tabungan Perumahan Rakyat alias Tapera masih menyita perhatian masyarakat akhir-akhir ini. Program yang sudah lama dicanangkan dan rencana akan diterapkan dalam waktu dekat ini membuat sebagian besar masyarakat menolak program yang dikeluarkan oleh pemerintah. 

Maklum, program ini akan memotong gaji setiap pegawai pemerintah, swasta, maupun pekerja mandiri senilai 3% dari gaji yang diterima setiap bulannya. Jika dilihat dari perspektif ekonomi, program ini akan menurunkan tingkat konsumsi secara agregat.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Terbaru