Tawarkan Harga Saham IPO Rp 133, Eastparc Hotel Incar Dana Rp 54,88 Miliar

Kamis, 27 Juni 2019 | 18:28 WIB
Tawarkan Harga Saham IPO Rp 133, Eastparc Hotel Incar Dana Rp 54,88 Miliar
[]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) merilis surat pernyataan penawaran umum saham perdana atawa initial public offering (IPO) dari PT Eastparc Hotel Tbk, Kamis (27/6). Lewat pengumuman itu dijelaskan, Eastparc mematok harga saham perdana di level Rp 133 per saham.

Jumlah saham yang ditawarkan Eastparc sebanyak 412.636.600 saham atau setara 10% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum. Alhasil, dana yang bisa diperoleh Eastparc dari IPO ini mencapai Rp 54,88 miliar.

Dana tersebut rencananya akan dipakai Eastparc untuk ekspansi. Salah satu rencana Eastparc adalah membangun satu unit hotel baru bernama Eastparc Express di Yogyakarta. Hotel ini akan dibangun di area seluas 1.210 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 9.509 meter persegi. Hotel ini kelak terdiri dari 150 kamar dengan total anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp 150 miliar.

Rencana IPO Eastparc telah memperoleh efektif sejak 26 Juni 2019. Masa penawaran umum IPO Eastparc akan berlangsung sejak 27 Juni hingga 2 Juli, yang kemudian diikuti dengan proses penjatahan pada tanggal 4 Juli.

Manajemen Eastparc berharap, pencatatan saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung 9 Juli mendatang. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT UOB Kay Hian Sekuritas Indonesia. Khalid bin Omar Abdat merupakan pemili saham Eastparc sebelum IPO, dengan jumlah kepemilikan hingga 40%.

Sebagai pemanis, Eastparc juga menawarkan waran seri I pada harga pelaksanaan Rp 190. Periode pelaksanaan waran, dijadwalkan pada 9 Januari 2020 hingga 8 Juli 2022.

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Jam Tangan Mewah Cetak Rekor, Jam Model Dress Watch Paling Diburu Kolektor
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 07:30 WIB

Harga Jam Tangan Mewah Cetak Rekor, Jam Model Dress Watch Paling Diburu Kolektor

Harga jam tangan mewah di pasar sekunder mencetak rekor tertinggi dalam dua tahun, didorong aksi gen Z memburu dress watch

Beban Fiskal
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:30 WIB

Beban Fiskal

Anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) adalah jangkar perekonomian. Kesehatan keuangan negara cerminnya adalah kesehatan fiskal.

Bos Ponsel yang Terus Berdering
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:15 WIB

Bos Ponsel yang Terus Berdering

Menyusuri perjalanan karier Hasan Aula hingga menjabat Wakil Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Tbk.

Konsumsi Listrik per Kapita Indonesia Melonjak
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:50 WIB

Konsumsi Listrik per Kapita Indonesia Melonjak

Konsumsi listrik per kapita Indonesia naik dari 1.411 kilowatt hour (kWh) pada 2024 menjadi 1.584 kWh pada 2025.

Optimalisasi Manajemen Risiko Suku Bunga
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:37 WIB

Optimalisasi Manajemen Risiko Suku Bunga

Pengelolaan investasi berbasis kewajiban kini menjadi keharusan bagi industri pensiun dan asuransi yang menghadapi kewajiban jangka panjang.

Mal Bersolek Menyiasati Perubahan Perilaku Pasar
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:30 WIB

Mal Bersolek Menyiasati Perubahan Perilaku Pasar

Pengelola pusat belanja alias mal tengah melakukan renovasi dan rebranding untuk mendongkrak okupansi.

Sarimelati Kencana (PZZA) Berharap Kinerja Positif Berlanjut
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:20 WIB

Sarimelati Kencana (PZZA) Berharap Kinerja Positif Berlanjut

Manajemen PZZA mencermati bahwa pemulihan daya beli masyarakat belum sepenuhnya membaik dan masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha.

Asuransi Beralih Haluan, Endowment Kian Dilirik
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 04:40 WIB

Asuransi Beralih Haluan, Endowment Kian Dilirik

Produk endowment yang menggabungkan proteksi dan manfaat pasti di akhir masa pertanggungan.                

Kejar Proyek, Konstruksi Ikut Terkerek
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 04:30 WIB

Kejar Proyek, Konstruksi Ikut Terkerek

Kebangkitan kredit konstruksi hanya faktor musiman.                                                         

Multifinance Pilih Diversifikasi Pembiayaan
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 04:30 WIB

Multifinance Pilih Diversifikasi Pembiayaan

Hingga November 2025, pembiayaan mobil baru Adira tercatat Rp 6,7 triliun atau sekitar 18% dari total portofolio. 

INDEKS BERITA

Terpopuler