Tekanan Daya Beli Mengerek TWP90 Fintech
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan ekonomi masyarakat menjadi pisau bermata dua bagi industri fintech lending. Di satu sisi, daya beli yang masih loyo membuat permintaan pinjaman tetap tinggi. Tapi di saat yang sama, ancaman kredit macet ikut menggemuk.
Dampak tekanan daya beli terlihat dari kredit macet pinjaman daring yang belum menunjukkan penurunan solid. Sejatinya, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Tingkat Wanprestasi di Atas 90 Hari (TWP90) sempat melandai dari 4,62% di April 2026 ke level 4,26% di Juni 2026.
