Hanya Rp 10.000 selama 30 hari untuk berita pilihan, independen, dan inspiratif Berlangganan Sekarang
Berita Bisnis

Terbebani Harga Gas Khusus Industri, PGAS Minta Relaksasi Skema Take or Pay

Selasa, 07 Juli 2020 | 10:37 WIB
Terbebani Harga Gas Khusus Industri, PGAS Minta Relaksasi Skema Take or Pay

ILUSTRASI. Petugas menyiapkan Meter Regulator Station (MRS) untuk penyaluran gas di stasiun induk PT Java Energy Semesta di Gresik, Jawa Timur, Selasa (16/10/2018). PT Gagas Energi Indonesia, anak perusahaan PT PGN, Tbk menjalin kerja sama dengan PT Java Energy Seme

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) meminta skema kontrak take or pay dari para produsen gas sebaiknya diterapkan tahun 2021.

Permintaan itu lantaran saat ini PGAS terbebani dengan implementasi harga gas khusus untuk industri sebesar US$ 6 per mmbtu.

Ini Artikel Spesial
Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana
Editor: Narita Indrastiti

Baca juga