Tidak Ada Sentimen Positif Pendorong Rupiah

Rabu, 30 Juni 2021 | 05:20 WIB
Tidak Ada Sentimen Positif Pendorong Rupiah
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan kurs rupiah berlanjut. Selasa (29/6), kurs spot rupiah melemah 0,29% jadi Rp 14.488 per dollar Amerika Serikat (AS).  Sementara kurs tengah rupiah BI melemah 0,17% jadi Rp 14.496 per dollar AS. 

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf memperkirakan, hari ini (30/6) rupiah masih akan tertekan. Dari eksternal, ada kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed. Sentimen ini bisa mengangkat kurs dollar AS. 

Apalagi, data non-farm payroll AS di Juni diperkirakan naik mencapai 700.000 dan tingkat pengangguran turun ke 5,6%. "Solidnya data ketenagakerjaan AS ini menguatkan kebijakan hawkish The Fed," kata Alwi, Selasa (29/6).

Baca Juga: BI: Belum ada urgensi terbitkan rupiah digital

Sementara itu, dari dalam negeri, Kepala Ekonom BCA David Sumual menilai, rencana penerapan PPKM darurat akan mempengaruhi pergerakan rupiah. "Apakah pemberlakuan PPKM darurat ini di daerah zona merah saja, atau menyeluruh, akan jadi sentimen berpengaruh," tegas dia. 

David memprediksi kurs rupiah hari ini berkisar antara Rp 14.440-Rp 14.500 per dollar AS. Sementara hitungan Alwi, rupiah akan bergerak di rentang Rp 14.465-Rp 14.530 per dollar AS. 

Bagikan

Berita Terbaru

Tangkap Peluang Permintaan Semen, SMGR Siapkan Strategi
| Rabu, 09 September 2026 | 09:02 WIB

Tangkap Peluang Permintaan Semen, SMGR Siapkan Strategi

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) siapkan berbagai strategi untuk memaksimalkan prospek positif industri semen di dalam negeri

AKRA Andalkan Bisnis Energi Hijau dan Kawasan Industri
| Rabu, 09 September 2026 | 08:58 WIB

AKRA Andalkan Bisnis Energi Hijau dan Kawasan Industri

PT AKR Corporindo Tbk (AKRO) berupaya menyediakan berbagai solusi energi untuk kawasan industri JIIPE

Ancang-Ancang Menyambut Musim Dividen
| Rabu, 09 September 2026 | 08:50 WIB

Ancang-Ancang Menyambut Musim Dividen

Emiten tambang dan perkebunan kelapa sawit (CPO) berpeluang memberi dividen yang menarik pada tahun ini

Menakar Prospek Saham FILM, MSIN dan RAAM di Tengah Wacana Insentif Pajak Film
| Rabu, 09 September 2026 | 08:44 WIB

Menakar Prospek Saham FILM, MSIN dan RAAM di Tengah Wacana Insentif Pajak Film

Dukungan pemerintah masih minim dan membuat industri perfilman Indonesia tertinggal dari negara lain.

Alam Sutra Dongkrak Penjualan Rp 300 Miliar dari Expo
| Rabu, 09 September 2026 | 08:25 WIB

Alam Sutra Dongkrak Penjualan Rp 300 Miliar dari Expo

Manajemen PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) membidik tambahan marketing sales Rp 300 miliar melalui Alam Sutera Group Expo 2026.

Bisnis Masker Mekar Sesaat Berkat Abu
| Rabu, 09 September 2026 | 08:22 WIB

Bisnis Masker Mekar Sesaat Berkat Abu

Kenaikan permintaan masker dinilai bersifat sementara. Masyarakat diminta jangan panik dan melakukan panic buying.

Trimitra Trans (BLOG) Perkuat Jaringan ke Timur Indonesia
| Rabu, 09 September 2026 | 08:09 WIB

Trimitra Trans (BLOG) Perkuat Jaringan ke Timur Indonesia

PT Trimitra Trans Persada Tbk melihat peluang pertumbuhan bisnis logistik rantai dingin atau cold chain di Indonesia. 

TOWR Memacu Ekspansi Bisnis Infrastruktur Digital
| Rabu, 09 September 2026 | 08:02 WIB

TOWR Memacu Ekspansi Bisnis Infrastruktur Digital

TOWR akan mengembangkan bisnis menara, jaringan fiber optik, konektivitas, energi hingga layanan terkelola.

IHSG Berpeluang Melanjutkan Tren Positif
| Rabu, 09 September 2026 | 08:00 WIB

IHSG Berpeluang Melanjutkan Tren Positif

Pasar mencermati arah kebijakan moneter The Fed, inflasi Amerika Serikat (AS), pergerakan imbal hasil US Treasury, serta kenaikan harga minyak

Lautan Luas (LTLS) Mencari Mesin Pertumbuhan Baru
| Rabu, 09 September 2026 | 07:54 WIB

Lautan Luas (LTLS) Mencari Mesin Pertumbuhan Baru

Strategi PT Lautan Luas Tbk (LTLS) memperkuat bisnis kimia dan merancang pertumbuhan baru dari lini farmasi.

INDEKS BERITA

Terpopuler