Tiga Perusahaan Menawarkan Saham Perdana

Rabu, 20 Juli 2022 | 04:40 WIB
Tiga Perusahaan Menawarkan Saham Perdana
[]
Reporter: Avanty Nurdiana, Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan yang mencari dana lewat penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) bertambah. Kali ini ada tiga perusahaan yang tengah IPO yakni PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL), PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dan PT  Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN). 

Rohartindo menawarkan maksimal 410 juta saham setara 20% total di harga Rp 122 - Rp 135 per saham. Sehingga TOOL ini bisa menghimpun dana Rp 50 miliar - Rp 55,35 miliar. Dana IPO tersebut 47,82% dipakai untuk membeli tiga unit ruko dan dua unit gudang.

Emiten yang menjual produk teknik, perkakas dan kebutuhan rumah tangga dan keselamatan bermerek Nakai ini juga akan menggunakan dana IPO untuk modal kerja 52,18%. TOOL menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Dimana masa penawaran awal pada 19 - 26 Juli 2022 dan penawaran umum 2 - 5 Agustus 2022.  Dam listing 9 Agustus.

Baca Juga: Menilik Prospek Saham yang Harganya Membara dan Merana Pasca IPO di 2022

Kalau Habco berencana listing pada 26 Juli. Perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan laut dalam negeri untuk barang khusus ini dalam masa penawaran umum 20 - 22 Juli 2022. HATM akan menawarkan 1,12 miliar saham, setara 16,65% dari total. Sementara harga IPO HATM di Rp 160 sehingga bisa meraih dana Rp 179 miliar.

Dana IPO HATM seluruhnya untuk membeli armada kapal bulker baru. Habco juga menerbitkan saham baru 281,25 juta saham untuk konversi utang PT Samudra Sejahtera Investama (PT SSI) senilai Rp 45 miliar.

Satu lagi ada produsen alat kebersihan ramah lingkungan Klinko yang melepas 230 juta saham baru setara 17,59% dari total. KLIN menetapkan harga IPO di Rp 90 - Rp 100. Dana tersebut 40% untuk pembangunan kantor pusat, area produksi, dan gudang bahan baku. Sekitar 38,75% untuk belanja modal dan 21,25% untuk modal kerja seperti pembelian bahan baku.

Masa penawaran awal IPO KLIN akan dilakukan pada 20-25 Juli 2022. Penawaran umum 2-5 Agustus 2022 dan listing pada 9 Agustus 2022

Baca Juga: Menilik Prospek Saham yang Harganya Membara dan Merana Pasca IPO di 2022

 

Bagikan

Berita Terbaru

Menanti Hasil Kinerja, Asing Net Sell, Rupiah Jeblok, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 23 April 2026 | 06:55 WIB

Menanti Hasil Kinerja, Asing Net Sell, Rupiah Jeblok, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar hari ini menanti rilis laporan keuangan kuartal I-2026 dari sejumlah emiten berkapitalisasi besar.

Bunga Tinggi Masih Jadi Beban Emiten Properti
| Kamis, 23 April 2026 | 06:52 WIB

Bunga Tinggi Masih Jadi Beban Emiten Properti

BI masih mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75%. Prospek emiten properti pada 2026 diproyeksi masih dibayangi lesunya daya beli.

Imbas Keputusan MSCI, BEI Rombak Kriteria Indeks Utama
| Kamis, 23 April 2026 | 06:43 WIB

Imbas Keputusan MSCI, BEI Rombak Kriteria Indeks Utama

BEI merilis perubahan kriteria evaluasi terbaru indeks utama, yaitu LQ45, IDX30, dan IDX80. Saham dengan free float kecil terancam terdepak.

Purbaya Copot Dua Pejabat Eselon I Kemkeu
| Kamis, 23 April 2026 | 06:26 WIB

Purbaya Copot Dua Pejabat Eselon I Kemkeu

Purbaya membenarkan pencopotan Luky Alfirman dari jabatan Dirjen Anggaran dan Febrio Kacaribu dari jabatan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal

Laju Kredit Bank Membaik  Ditopang Kredit Investasi
| Kamis, 23 April 2026 | 06:25 WIB

Laju Kredit Bank Membaik Ditopang Kredit Investasi

Bank Indonesia (BI) mencatat kredit industri perbankan per Maret tumbuh 9,49% secara tahunan​, didorong kredit investasi

Risiko Tekanan Ekonomi di Kuartal Dua
| Kamis, 23 April 2026 | 06:20 WIB

Risiko Tekanan Ekonomi di Kuartal Dua

Bank Indonesia (BI) melihat perekonomian Indonesia pada kuartal I masih kuat di tengah tekanan global

Kredibilitas Fiskal Pemerintah Jadi Kunci Stabilitas Kurs Rupiah
| Kamis, 23 April 2026 | 06:15 WIB

Kredibilitas Fiskal Pemerintah Jadi Kunci Stabilitas Kurs Rupiah

Rupiah di kisaran Rp 17.000 per dolar AS, sebuah zona kritis. Analis sebut intervensi BI takkan cukup tanpa dukungan kebijakan fiskal kuat.

Menambal Masalah
| Kamis, 23 April 2026 | 06:10 WIB

Menambal Masalah

Hal yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar reshuffle birokrasi, melainkan keberanian untuk mengevaluasi arah kebijakan secara menyeluruh.

BI Jaga Rupiah, Namun Tekanan Tetap Ada
| Kamis, 23 April 2026 | 06:10 WIB

BI Jaga Rupiah, Namun Tekanan Tetap Ada

Bank Indonesia memutuskan menahan kembali BI rate di level 4,75% pada bulan April                   

Tekanan Harga dan Daya Beli Pengaruhi Kinerja Indofood (INDF) di 2026
| Kamis, 23 April 2026 | 06:00 WIB

Tekanan Harga dan Daya Beli Pengaruhi Kinerja Indofood (INDF) di 2026

Kinerja positif INDF 2025 memicu optimisme analis. Target harga saham bisa sentuh Rp 9.400 per saham. Temukan detail pendorongnya

INDEKS BERITA