Totalindo (TOPS) Kerek Target Kontrak Anyar 2019

Senin, 06 Mei 2019 | 08:58 WIB
Totalindo (TOPS) Kerek Target Kontrak Anyar 2019
[]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) mengerek target kontrak baru pada tahun ini. Semula Totalindo memproyeksikan kontrak baru di sepanjang 2019 mencapai Rp 2,2 triliun. Belakangan, emiten ini menaikkan target kontrak baru menjadi Rp 2,5 triliun.

Sekretaris Perusahaan PT Totalindo Eka Persada Tbk, Novita Festiani, menjelaskan manajemen menaikkan target lantaran meyakini bisnis tahun ini akan moncer. Salah satu indikasinya adalah realisasi kontrak baru hingga akhir April lalu.

"Kami optimistis berdasarkan perolehan kontrak baru Rp 1,66 triliun di pipeline proyek sekitar Rp 8 triliun per akhir April kemarin," ungkap dia kepada KONTAN, Jumat (3/5) pekan lalu.

Awalnya Totalindo mematok target kontrak baru senilai Rp 2,2 triliun. Namun di sepanjang empat bulan pertama tahun ini, realisasi kontrak baru mereka sudah mencapai Rp 1,66 triliun.

Kontrak baru itu berasal dari lima proyek, yakni pembangunan Kingland Avenue Apartment, proyek Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung RI, Rusun Cilangkap, Apartemen Sahid Asena, dan Klapa Village Tower B.

Keyakinan TOPS untuk meraih kontrak yang lebih tinggi juga didorong oleh selesainya penyelenggaraan pemilu yang berlangsung lancar, aman dan damai. Hal ini memberikan efek positif terhadap bisnis properti dan konstruksi. "Itu sebabnya kami berharap sektor properti dan konstruksi high-rise building mulai bergairah kembali di tahun ini sehingga target bisa tercapai," ungkap Novita.

Untuk prospek di kuartal II-2019, Novita tidak menyebut secara terperinci. Namun manajemen TOPS semakin percaya diri dengan perolehan kontrak yang lebih tinggi. "Untuk sepanjang 2019, kami menargetkan kontrak baru senilai Rp 2,5 triliun," kata dia.

Sepanjang kuartal I-2019, Totalindo telah merampungkan beberapa proyek, yakni Apartemen South Hills dan Asrama Kinanti UGM.

Pada kuartal II-2019, TOPS akan merampungkan dua proyek, yaitu Podomoro City Deli Medan yang kini sudah mencapai 93,34%. Satu lagi proyek Green Sedayu Apartment, yang sudah sampai tahap pembangunan 56,45%.

Pada kuartal ketiga tahun ini, Totalindo menargetkan pengerjaan Puri Mansion Apartment dan Rusun Polri akan rampung. Lantas pada kuartal terakhir, TOPS berharap bisa merampungkan pembangunan Sedayu City. Untuk kebutuhan pembangunan proyek tahun ini, Totalindo menyediakan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 106 miliar.

Hingga akhir tahun nanti, dari target kontrak baru tersebut, Totalindo Eka Persada membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 37,93% year on year (yoy) menjadi Rp 2 triliun. Dari sisi bottom line, manajemen TOPS menargetkan perolehan laba bersih sebesar Rp 200 miliar atau menanjak 551,46% dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar Rp 30,7 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN
| Minggu, 08 Februari 2026 | 09:00 WIB

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN

Sikap Moody's Ratings mengubah prospek peringkat Pemerintah Indonesia, menambah sentimen negatif di pasar obligasi. Masih layak beli?

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 07:05 WIB

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan

Kebijakan Bali yang membatasi ukuran botol AMDK menjadi ujian bagi industri, dan mendorong CLEO membuktikan komitmennya.

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:15 WIB

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu

Kepastian absennya subsidi sepeda motor listrik membuat pasar bergerak tanpa insentif. Bagaimana strategi produsen?

 
Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:10 WIB

Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,20% secara harian ke Rp 16.876 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,53%. 

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00 WIB

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula

Perjalanan karier membawa Jordan Simanjuntak, Chief Marketing Officer Triv ini berinvestasi di aset kripto

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:15 WIB

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!

Dengan harga terjangkau, cita rasa lokal, dan bisa dinikmati siapa saja, usaha jajanan pasar menawarkan peluang yang men

Menyoal Independensi BI
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10 WIB

Menyoal Independensi BI

Dalam revisi UU P2SK, BI akan dibekali mandat tambahan; mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan.

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:47 WIB

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik

Pada periode 2-6 Februari 2026, IHSG tumbang 4,73% dan ditutup pada level 7.935,26. Pekan sebelumnya, IHSG telah turun 6,94%.

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:00 WIB

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000

Saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) naik 5,78% dalam sepekan melebihi kinerja IHSG yang turun -4,47%, efek euforia pasca spin off dari BMRI.

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 11:00 WIB

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen

WIKON diajukan PKPU oleh PT Pratama Widya Tbk (PTPW), sedangkan PTPP diajukan PKPU oleh PT Sinergi Karya Sejahtera.

INDEKS BERITA

Terpopuler