Tren Fenomena Maraknya Lulusan Sarjana jadi Pekerja Informal Terus Meningkat

Sabtu, 06 September 2025 | 12:00 WIB
Tren Fenomena Maraknya Lulusan Sarjana jadi Pekerja Informal Terus Meningkat
[ILUSTRASI. Ilustrasi pendidikan]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lulusan sarjana di Indonesia kini menjadikan pekerjaan informal sebagai jalan keluar instan dari keterbatasan lapangan kerja. Jika tidak ada perbaikan yang berarti, fenomena ini akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.

Memang sih pekerja informal bukanlah pengangguran. Tapi nyatanya pekerja informal menanggung risiko yang lebih berat. Selain jam kerja yang lebih panjang, penghasilan mereka cenderung rendah dan tidak menentu. Ini menyebabkan angka underemployment (pekerjaan kurang layak) melonjak tajam.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Industri Otomotif Waspadai Kenaikan Siuku Bunga
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:39 WIB

Industri Otomotif Waspadai Kenaikan Siuku Bunga

Industri otomotif sangat bergantung pada penjualan kredit sehingga kenaikan bunga pembiayaan berpotensi menekan permintaan kendaraan.

Siapkan Fasilitas Pinjaman untuk Eksportir SDA
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:37 WIB

Siapkan Fasilitas Pinjaman untuk Eksportir SDA

Skema tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas rupiah para eksportir            

Kebut Pembahasan RUU Keuangan Negara
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:33 WIB

Kebut Pembahasan RUU Keuangan Negara

Targetnya, pembahasan RUU Keuangan Negara rampung sebelum APBN 2027 berjalan mulai 1 Januari 2027   

Godok Beleid Restitusi PPN Ekspor SDA
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:29 WIB

Godok Beleid Restitusi PPN Ekspor SDA

Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen) Pajak akan diterbitkan untuk mengatur aspek perpajakan atas ekspor yang dilakukan BUMN

Malindo Feedmill (MAIN) Ekspansi Pabrik Pakan Baru
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:27 WIB

Malindo Feedmill (MAIN) Ekspansi Pabrik Pakan Baru

Tahun ini pihaknya akan fokus ekspansi pabrik pakan (feedmill) dengan membangun satu pabrik di Lampung.

Fiskal RI Belum Aman dari Tekanan
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:23 WIB

Fiskal RI Belum Aman dari Tekanan

Dibandingkan data 2017 hingga 2025, defisit hingga 30 April 2026 merupakan yang terbesar​           

TOWR Bakal Delisting Dua Anak Usaha, Prospek Kinerjanya Masih Positif
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:06 WIB

TOWR Bakal Delisting Dua Anak Usaha, Prospek Kinerjanya Masih Positif

Dua anak usaha TOWR, IBST dan SUPR, akan delisting dari bursa.  Simak rencana strategis TOWR selengkapnya!

RATU Mengantongi Fasilitas Kredit US$ 109,2 Juta
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:04 WIB

RATU Mengantongi Fasilitas Kredit US$ 109,2 Juta

PT Raharja Energi Cepu (RATU) mengantongi pinjaman US$109,20 juta dari Bank Mandiri. Dana ini untuk akuisisi saham SMSD.

Siapkan Dual Listing dan Private Placement, Saham EMAS dan MDKA Menguat
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:02 WIB

Siapkan Dual Listing dan Private Placement, Saham EMAS dan MDKA Menguat

Sentimen positif berasal dari pencapaian first gold pour di Tambang Emas Pani pada Februari 2026, serta rencana dual listing di Bursa Hong Kong.

Menadah Peluang Bisnis EV dan Alkes, Astra Otoparts (AUTO) Agresif Cengkeram Pasar
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59 WIB

Menadah Peluang Bisnis EV dan Alkes, Astra Otoparts (AUTO) Agresif Cengkeram Pasar

Fokus pengembangan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) bertumpu pada komponen yang kebal terhadap pergeseran teknologi mesin.

INDEKS BERITA

Terpopuler