Tunggu Arah Bunga, Investor Serbu SUN Tenor Pendek

Rabu, 19 Januari 2022 | 04:00 WIB
Tunggu Arah Bunga, Investor Serbu SUN Tenor Pendek
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan yield US Treasury ternyata tidak menyurutkan minat investor mengikuti lelang Surat Utang Negara (SUN), Selasa (18/1). Merujuk data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR), jumlah penawaran yang masuk mencapai Rp 84,84 triliun.

Jika dibandingkan dengan lelang SUN dua pekan sebelumnya, nilainya meningkat. Pada lelang SUN (4/1), jumlah penawaran masuk hanya sebesar Rp 77,58 triliun.

Senior Economist Samuel Sekuritas Fikri C. Permana mengatakan, investor masih cukup percaya diri untuk masuk ke pasar SBN. Pasalnya, yield SBN masih mampu bertahan dan mencatatkan kenaikan tipis di tengah naiknya yield US Treasury. "Rupiah yang stabil dalam sepekan terakhir juga ikut menopang rasa percaya diri," kata dia. 

Baca Juga: Cegah Keruntuhan Kredit, Bank Sentral China (PBOC) Akan Memperluas Alat Kebijakan

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto menambahkan, likuiditas juga masih melimpah, terutama dari pasar domestik. Menurut dia, kelompok perbankan masih menjadi pembeli terbesar dalam lelang kali ini. 

Ini dapat dilihat dari penawaran masuk yang cenderung lebih tinggi pada seri SUN tenor pendek.Seri SPN03220420 yang jatuh tempo pada 20 April 2022 dan seri SPN12230105 yang jatuh tempo pada 5 Januari 2023 masing-masing mendapatkan jumlah penawaran masuk Rp 16,46 triliun dan Rp 16,41 triliun. Keduanya adalah seri dengan penawaran tertinggi pada lelang kali ini.

Ramdhan menjelaskan, walaupun penyaluran kredit perbankan sudah tumbuh, hanya saja dana pihak ketiga juga masih berlimpah. Dana tersebut paling tepat dialihkan ke portofolio jangka pendek seperti SPN. 

Fikri menilai memilih SPN juga bisa untuk menjaga risiko investasi. Apalagi adanya agenda kenaikan suku bunga acuan The Fed dan Bank Indonesia di depan mata. "Sembari wait and see, investor menyimpan dananya di SUN seri tenor pendek yang minim volatilitas," ujar dia. 

Pemerintah menjadikan seri FR0092 sebagai seri paling banyak dimenangkan. Ramdhan menyebut ini bentuk upaya pemerintah reprofiling agar tak terbebani dengan utang jangka pendek. 

Baca Juga: Pemerintah menyerap dana Rp 25 triliun pada lelang SUN, Selasa (18/1)

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:24 WIB

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai

 Pemerintah berencana menerapkan pungutan cukai untuk produk minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di tahun ini.

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:19 WIB

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,08% ke 7.935,26 pada Jumat (6/2). Koreksi ini menambah pelemahan IHSG 4,73% dalam sepekan. ​

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:13 WIB

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal di tahun 2026 bisa tembus Rp 250 triliun.

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol
| Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol

Meski kecil, biaya subscription rupanya bisa berdampak ke keuangan. Simak cara mengatasinya!        

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN
| Minggu, 08 Februari 2026 | 09:00 WIB

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN

Sikap Moody's Ratings mengubah prospek peringkat Pemerintah Indonesia, menambah sentimen negatif di pasar obligasi. Masih layak beli?

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 07:05 WIB

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan

Kebijakan Bali yang membatasi ukuran botol AMDK menjadi ujian bagi industri, dan mendorong CLEO membuktikan komitmennya.

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:15 WIB

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu

Kepastian absennya subsidi sepeda motor listrik membuat pasar bergerak tanpa insentif. Bagaimana strategi produsen?

 
Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:10 WIB

Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,20% secara harian ke Rp 16.876 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,53%. 

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00 WIB

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula

Perjalanan karier membawa Jordan Simanjuntak, Chief Marketing Officer Triv ini berinvestasi di aset kripto

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:15 WIB

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!

Dengan harga terjangkau, cita rasa lokal, dan bisa dinikmati siapa saja, usaha jajanan pasar menawarkan peluang yang men

INDEKS BERITA