Tuntas Luar-Dalam

Kamis, 25 November 2021 | 09:00 WIB
Tuntas Luar-Dalam
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pekan depan, Indonesia resmi berstatus sebagai Presidensi Group of Twenty (G20) untuk periode 1 Desember 2021 hingga November 2022. Sebuah kehormatan dan prestise bagi negara ini menjadi tuan rumah  kelompok 19 negara dengan perekonomian terbesar dunia plus Uni Eropa.

Posisi ini juga menantang. Sebagai tuan rumah G20, Indonesia bisa memainkan banyak peran strategis yang disorot dunia. Utamanya di ranah ekonomi. Maklum, pemulihan ekonomi dunia diusung sebagai fokus agenda G-20 mendatang.

Tema pemulihan ekonomi ini memang relevan dan kontekstual sekarang.  Sebab dunia tengah berjuang bangkit dari keterpurukan akibat babak belur dihajar pandemi Covid-19 sepanjang dua tahun terakhir.  
Recover Together, Recover Stronger. Itulah tema  yang ditawarkan Indonesia. Pendek kata, ekonomi dunia bisa pulih bersama dan tegak lebih kuat lagi, dengan Indonesia sebagai tuan rumahnya.

Tugas ini jelas tak bisa dianggap enteng. Kemampuan Indonesia merumuskan solusi pemulihan ekonomi global bakal diuji. Pada saat bersamaan, perlu kepiawaian menyatukan kepentingan para raksasa ekonomi dunia di forum G-20.  Dus, posisi Presidensi G-20 merupakan ajang pertaruhan kredibilitas dan muka Indonesia di mata dunia.

Namun jangan lupa, pada saat yang sama, keinginan menyukseskan posisi sebagai tuan rumah G-20 juga dihadapkan pada urusan domestik yang sama-sama perlu perhatian. Bahkan pekerjaan rumah dalam negeri tak kalah menantang.

Mulai dari pengendalian laju kasus Covid-19, urusan pemulihan ekonomi  dalam negeri, hingga penyehatan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan penerapan pajak baru pada tahun depan.

Sementara di ranah politik, pergantian (reshuffle) kabinet  hingga 101 kepala daerah yang bakal habis masa jabatannya di tahun depan, berpotensi menghangatkan suhu politik dalam negeri.  Belum lagi kita juga bakal dihadapkan pada sejumlah polemik kontroversial.

Sebutlah pro-kontra kenaikan upah buruh,  kelanjutan proyek kereta cepat, nasib Garuda Indonesia, hingga kontroversi pengadaan alat tes PCR maupun urusan cepethe toilet gratis di pompa bensin Pertamina.  Berbagai persoalan dan polemik ini bisa memecahkan konsentrasi serta menyedot banyak energi.

Nah, kita tentu berharap Indonesia sukses dan dikenang dunia sebagai tuan rumah yang baik bagi G-20. Namun, kita bisa lebih fokus menghelat G-20 jika problem dalam negeri sudah tuntas lebih dulu.             

Bagikan

Berita Terbaru

Kemkeu Pastikan Tak Pangkas Independensi OJK
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:37 WIB

Kemkeu Pastikan Tak Pangkas Independensi OJK

Menturut Kemkeu, PMK Nomor 27 Tahun 2026 diterbitkan untuk memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan anggaran OJK

Sebanyak 138 Kloter Haji Terbang ke Arab Saudi
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:08 WIB

Sebanyak 138 Kloter Haji Terbang ke Arab Saudi

Sebanyak 132 kloter dengan 52.343 jemaah di antaranya, telah tiba di Madinah dan secara bertahap    

Fiskal Makin Terjepit Kurs dan Harga Minyak
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:59 WIB

Fiskal Makin Terjepit Kurs dan Harga Minyak

Fluktuasi harga minyak dan pelemahan nilai tukar rupiah, memberi kontribusi terhadap defisit anggaran

Tips Investasi Ala Direktur Sucor AM Dimas Yusuf: Ada Peluang di Balik Koreksi
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:56 WIB

Tips Investasi Ala Direktur Sucor AM Dimas Yusuf: Ada Peluang di Balik Koreksi

Pasar modal sedang terkoreksi? Direktur Sucor AM melihat ini sebagai peluang emas. Simak strateginya

Bayar Pajak dan Lapor SPT Badan Lebih Longgar
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:44 WIB

Bayar Pajak dan Lapor SPT Badan Lebih Longgar

Tak hanya pelaporan SPT, Ditjen Pajak juga relaksasi pembayaran pajak badan hingga 31 Mei           

Tertekan dari Berbagai Penjuru, Rupiah Tertinggal dari Valuta Asia Lain
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:34 WIB

Tertekan dari Berbagai Penjuru, Rupiah Tertinggal dari Valuta Asia Lain

Rupiah terus anjlok, bukan hanya karena gejolak global. Ada masalah struktural di balik kejatuhan terdalam di Asia. 

Nasib Bitcoin Setelah The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Harus Apa?
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:29 WIB

Nasib Bitcoin Setelah The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Harus Apa?

 Suku bunga The Fed yang tinggi tingkatkan opportunity cost. Pelajari risiko dan mitigasinya sebelum berinvestasi.

Lingkaran Setan
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:10 WIB

Lingkaran Setan

Stabilisasi pasar keuangan bergantung kemampuan pemerintah menjaga kredibilitas fiskal dan memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi domestik.

Hobi Dahulu, Cuan Kemudian
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 05:05 WIB

Hobi Dahulu, Cuan Kemudian

Tren mengoleksi kartu Pokemon kembali memanas saat ini setelah pecahnya rekor harga penjualan tertinggi.

Kiat Dimas Yusuf: Sejarah Jadi Senjata Berinvestasi Hingga Menyetir Hilangkan Stres
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:30 WIB

Kiat Dimas Yusuf: Sejarah Jadi Senjata Berinvestasi Hingga Menyetir Hilangkan Stres

Direktur Sucor Asset Management Dimas Yusuf bocorkan strategi investasi uniknya. Ternyata, pelajaran sejarah jadi penentu keuntungan.

INDEKS BERITA

Terpopuler