UMKM Merasa Dua Tahun Terakhir Situasi Lebih Sulit dibandingkan Saat Pandemi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masih menghadapi banyak tantangan untuk menjaga kelangsungan bisnisnya. Di tengah berbagai program pemerintah yang dirancang untuk menggerakkan ekonomi rakyat, pelaku UMKM justru dihadapkan pada akses permodalan yang mahal, biaya bahan baku yang naik, daya beli masyarakat yang melemah serta akses pemasaran yang terbatas.
Penurunan aktivitas belanja masyarakat dalam dua tahun terakhir kian menekan usaha kecil. Muhammad Aji, pedagang ketoprak, mengaku kondisi bisnisnya bahkan lebih sulit dibandingkan saat pandemi. Sepinya pengunjung pasar dan pusat perbelanjaan membuat omzet terus merosot, sementara biaya sewa kantin yang menjadi tempatnya berjualan terus meningkat.
