United Tractors Mengerek Target Penjualan Alat Berat

Rabu, 05 Desember 2018 | 09:00 WIB
United Tractors Mengerek Target Penjualan Alat Berat
[]
Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan distributor alat berat merek Komatsu, PT United Tractors Tbk (UNTR), merevisi target penjualan tahun ini. Perusahaan di bawah Grup Astra itu menaikkan target penjualan alat berat seiring lonjakan permintaan alat berat dari sektor pertambangan.

Awal tahun ini, UNTR membidik penjualan alat berat berkisar antara 4.200 unit-4.500 unit. Seiring lonjakan permintaan alat berat, "Target tahun ini menjadi 4.800 unit," kata Sara K Loebis, Corporate Secretary UNTR kepada KONTAN, Selasa (4/12). Jika target baru penjualan tercapai, jumlah penjualan alat berat UNTR naik sekitar 6,6% dari target awal.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Risiko Ekonomi Ditopang Konsumsi
| Rabu, 02 September 2026 | 07:00 WIB

Risiko Ekonomi Ditopang Konsumsi

Kondisi obesitas konsumsi bisa terjadi bila terjadi kebijakan berorientasi kalori bukan produktivas.​

Bunga The Fed Menentukan Arah Kinerja Portofolio Investasi
| Rabu, 02 September 2026 | 06:55 WIB

Bunga The Fed Menentukan Arah Kinerja Portofolio Investasi

Sejumlah aset investasi mencatatkan penguatan sepanjang Agustus 2026. Aset kripto menjadi instrumen dengan kenaikan paling tinggi.

Transaksi Valuta Asing Perbankan Masih Terus Menanjak
| Rabu, 02 September 2026 | 06:30 WIB

Transaksi Valuta Asing Perbankan Masih Terus Menanjak

Bank Indonesia mencatat volume transaksi pasar valas sepanjang tujuh bulan pertama 2026 mencapai US$ 87,11 juta, meningkat 25,37% secara tahunan

Sejumlah Bank Masih Memupuk Pencadangan
| Rabu, 02 September 2026 | 06:25 WIB

Sejumlah Bank Masih Memupuk Pencadangan

​NPL turun, tapi bank tetap perkuat pencadangan di tengah ekspansi kredit dan ketidakpastian ekonomi.

Data Ekonomi Jadi Perhatian Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (2/9)
| Rabu, 02 September 2026 | 06:24 WIB

Data Ekonomi Jadi Perhatian Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (2/9)

Sejumlah data ekonomi jadi perhatian pasar. Inflasi Indonesia Agustus 2026 meningkat menjadi 3,19% secara tahunan, dari 2,88% bulan sebelumnya.

Syarat Modal Bagi Unitlink Makin Berat
| Rabu, 02 September 2026 | 06:16 WIB

Syarat Modal Bagi Unitlink Makin Berat

Aturan modal berpotensi mengurangi jumlah unitlink.                                                      

Destry, Aida, dan Solikin Ucapkan Sumpah Hari Ini
| Rabu, 02 September 2026 | 06:15 WIB

Destry, Aida, dan Solikin Ucapkan Sumpah Hari Ini

Mantan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berharap Dewan Gubernur BI dapat memperkuat mandat BI dalam menjaga stabilitas

Pergerakan Rupiah Tertekan Kenaikan Harga Minyak
| Rabu, 02 September 2026 | 06:15 WIB

Pergerakan Rupiah Tertekan Kenaikan Harga Minyak

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (1/9). Rupiah turun 0,12% ke level Rp 17.744 per dolar AS

Realisasi Setoran Pajak Tumbuh, Tapi Melambat
| Rabu, 02 September 2026 | 06:04 WIB

Realisasi Setoran Pajak Tumbuh, Tapi Melambat

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, penerimaan pajak sepanjang Januari-Agustus 2026 tumbuh 24,1%

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50
| Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) perlu meningkatkan volume produksi dan peningkatan produktivitas kebun

INDEKS BERITA

Terpopuler