Hanya Rp 10.000 selama 30 hari untuk berita pilihan, independen, dan inspiratif
Berita HOME

Upah Minimum Naik, Tiga Pabrik Sepatu Terpaksa Hengkang dari Banten

Senin, 18 November 2019 | 07:34 WIB
Upah Minimum Naik, Tiga Pabrik Sepatu Terpaksa Hengkang dari Banten

ILUSTRASI. Pekerja memproduksi sepatu di salah satu pabrik di Tangerang, Banten, Selasa (30/4/2019). Aprisindo menyebut tiga pabrik sepatu hengkang dari Banten karena kenaikan upah minimum. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan upah minimum provinsi (UMP) atau upah minimum kota/kabupaten (UMK) membawa pengaruh buruk bagi perusahaan padat karya, termasuk pabrik sepatu.

Agar tetap bisa bersaing, pengusaha yang keberatan terhadap kenaikan gaji yang terlalu tinggi, memilih memindahkan pabrik ke wilayah yang menawarkan upah murah.

Ini Artikel Spesial
Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.
Login
  • gopay
  • ovo
  • linkaja
  • dana
ATAU

Baca juga

IHSG
6.007,12
1.01%
-61,33
LQ45
863,16
1.64%
-14,36
USD/IDR
14.378
0,85
EMAS
920.000
0,00%
Terpopuler