Utak-Atik Formula Biaya Haji Tahun Depan

Selasa, 29 September 2026 | 06:10 WIB
Utak-Atik Formula  Biaya Haji Tahun Depan
[ILUSTRASI. BPKH Kembangkan Layanan Digital, Tambah Fitur Transaksi hingga AI (Dok/Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) )]
Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengusulkan formula baru untuk menekan biaya haji di tengah konflik di Timur Tengah. Presiden mengusulkan komposisi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada 2027 berada di kisaran 52%:48%, sehingga porsi beban langsung yang harus ditanggung jemaah diupayakan tidak terlalu tinggi.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan, situasi konflik di Timur Tengah secara tidak langsung berdampak terhadap kondisi ekonomi di Tanah Air. Konflik itu juga berpotensi meningkatkan biaya penyelenggaraan haji pada 2027.

Baca Juga: 34 Kasus Haji dan Umrah Diserahkan ke Kepolisian

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Harga Cabai Diperkirakan Picu Kenaikan Inflasi
| Selasa, 29 September 2026 | 06:36 WIB

Harga Cabai Diperkirakan Picu Kenaikan Inflasi

Inflasi tahunan pada bulan September 2026 diperkirakan menyentuh level 3,3%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebesar 3,19%

Pungutan PPN Transaksi Digital Lintas Negara Mulai Berlaku
| Selasa, 29 September 2026 | 06:31 WIB

Pungutan PPN Transaksi Digital Lintas Negara Mulai Berlaku

Mekanisme ini berlaku efektif mulai 25 September 2026 untuk memungut PPN atas transaksi barang dan jasa digital tertentu dari luar negeri

Senandung Kelabu Emiten Bubuk Abu-Abu
| Selasa, 29 September 2026 | 06:25 WIB

Senandung Kelabu Emiten Bubuk Abu-Abu

Risiko lebih besar dari kenaikan biaya energi ketika kemampuan produsen semen menaikkan harga jual terbatas akibat kondisi persaingan industri.

Kenaikan 25 Bps BI Rate Gerus 0,1% Pertumbuhan
| Selasa, 29 September 2026 | 06:23 WIB

Kenaikan 25 Bps BI Rate Gerus 0,1% Pertumbuhan

Dampak terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu pertimbangan BI menahan suku bunga acuan     

Presiden Minta Defisit BPJS Kesehatan Diselesaikan
| Selasa, 29 September 2026 | 06:19 WIB

Presiden Minta Defisit BPJS Kesehatan Diselesaikan

Presiden Prabowo ingin mendapatkan pembaruan mengenai kondisi keuangan BPJS Kesehatan untuk 2027 dan tahun-tahun berikutnya

Waspada Imbas Pemangkasan Volume Elpiji Tabung 3 Kg
| Selasa, 29 September 2026 | 06:18 WIB

Waspada Imbas Pemangkasan Volume Elpiji Tabung 3 Kg

Pemerintah dan DPR menyepakati volume penyaluran elpiji 3 kg pada 2027 sebesar 8 juta metrik ton (MT)

Usut Fasilitas Mewah di Semua Lapas
| Selasa, 29 September 2026 | 06:15 WIB

Usut Fasilitas Mewah di Semua Lapas

Dalam sidak tersebut, Ombudsman menemukan fasilitas yang disebut berstandar apartemen di dalam kawasan lapas.

Mengail Cuan dari Investasi di Luar Negeri
| Selasa, 29 September 2026 | 06:15 WIB

Mengail Cuan dari Investasi di Luar Negeri

Hingga Juli 2026, ROI dana pensiun berada di angka 0,95%, alias amblas dibanding periode yang sama di tahun lalu yakni sebesar 4,22%. 

Kemenkeu Menargetkan Penjualan SBR015 Rp 20 Triliun
| Selasa, 29 September 2026 | 06:15 WIB

Kemenkeu Menargetkan Penjualan SBR015 Rp 20 Triliun

SBR015T2 bertenor 2 tahun dengan kupon awal 6,75% per  tahun dan SBR015T4 bertenor 4 tahun dengan kupon awal 6,85% per tahun.

REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik 12%
| Selasa, 29 September 2026 | 06:11 WIB

REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik 12%

Harga jual rumah subsidi telah stagnan selama sekitar dua tahun, sejak 2024 hingga 2026. Padahal, biaya produksi terus meningkat.

INDEKS BERITA

Terpopuler