Berita

Utang dan Hot Money Topang Cadangan Devisa

Jumat, 08 November 2019 | 09:59 WIB

ILUSTRASI. Cadangan Devisa Naik ----- Bongkar muat petikemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (8/4). Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2019 meningkat menjadi USD 126,7 miliar. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/04/2019

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2019 kembali meningkat menjadi US$ 126,7 miliar. Posisi ini naik US$ 2,4 miliar dari September 2019 yang senilai US$ 124,3 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko Kamis (7/11) menyebut posisi cadangan devisa ini setara pembiayaan 7,1 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Kenaikan cadangan devisa terutama berasal dari utang global bond pemerintah dan penerimaan devisa migas. Maklum, Oktober 2019, pemerintah menerbitkan global bond senilai US$ 1 miliar dan euro sebesar 1 miliar.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat, penguatan cadangan devisa bukan hanya berasal dari tambahan utang global bond, tapi juga aliran modal portofolio sepanjang bulan lalu.

Baca Juga: ACES Naik Kelas Sementara RIMO Jadi Penghuni Baru, Ini Hasil Kocok Ulang Indeks MSCI

"Arus modal masuk di pasar obligasi pada Oktober mencapai US$ 2 miliar meski di pasar saham ada outflow sekitar US$ 270 juta. BI juga menyerap valas melalui lelang surat berharga BI sebesar US$ 998 juta," kata dia, kemarin.

Harus waspada

Reporter: Grace Olivia, Vendi Yhulia Susanto
Editor: Herry Prasetyo

USD/IDR
14.075
0,04
EMAS
748.000
0,13%

Baca juga