KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menyebarnya virus korona membuat harga emas kembali mencetak rekor harga tertinggi.
Penyebaran virus korona membuat investor memilih beralih ke aset safe haven.
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menyebarnya virus korona membuat harga emas kembali mencetak rekor harga tertinggi.
Penyebaran virus korona membuat investor memilih beralih ke aset safe haven.
Imbal hasil (yield) SRBI melonjak tajam, sementara outstanding dan kepemilikan investor asing mencetak rekor baru.
Sepanjang semester I-2026, penjualan kendaraan baik sepeda motor maupun mobil mengalami kenaikan yang cukup baik.
Dari 963 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), tak sampai 10 persen yang bisa disebut layak sebagai aset investasi.
Investor sebaiknya fokus pada efektivitas penggunaan dana hasil rights issue dalam menyikapi maraknya aksi penerbitan saham baru di BEI.
Sentimen positif terkait penilaian terbaru Standard & Poor's (S&P) terbukti belum mampu menjinakkan aksi net sell.
Kemarin, IHSG naik tipis 0,04% ke level 6.041,97. Sementara itu, investor asing mencatatkan net sell Rp 152,35 miliar.
TPIA melalui entitas bisnisnya, PT Chandra Waste Energy terpilih sebagai mitra dalam tender proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL)
Kepemilikan SBN BI meningkat, memicu kekhawatiran dominasi fiskal berkepanjangan.
Meski kinerja keuangan sejumlah emiten masih positif, tekanan suku bunga tinggi membuat saham-saham properti kehilangan daya tarik
Absennya foreign inflow bukan alasan valid untuk mendiskreditkan reli karena secara historis memang tidak pernah jadi prasyarat.