Volume Masih Sepi, Pergerakan Rupiah Hari Ini (3/1) Bakal Stagnan

Senin, 03 Januari 2022 | 04:05 WIB
Volume Masih Sepi, Pergerakan Rupiah Hari Ini (3/1) Bakal Stagnan
[]
Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mata uang Garuda tampaknya masih bakal bergerak loyo di awal tahun ini. Sentimen yang bisa mengangkat kurs rupiah masih minim.

Faisyal, Analis Monex Investindo Futures, memprediksi, pelaku pasar masih mewaspadai kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS). Pelaku pasar menunggu kejelasan soal kenaikan suku bunga AS. 

Faisyal memprediksi kurs rupiah hari ini akanbergerak dengan rentang  Rp 14.235-Rp 14.310 per dollar AS. "Dollar AS berpotensi kembali diburu," kata dia.

Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin mengamini kur rupiah akan bergerak terbatas di awal pekan ini, karena masih banyak pelaku pasar berlibur. Volume transaksi akan minim. 

Baca Juga: Simak Jadwal Rapat Dewan Gubernur BI Tahun Ini

Meski begitu, Nanang melihat minimnya transaksi berpotensi memperkuat rupiah. Menurut perhitungan Nanang, kurs rupiah hari ini akan bergerak di kisaran sempit Rp 14.230-Rp 14.270 per dollar AS.

Sekadar menyegarkan ingatan, di perdagangan akhir tahun lalu (31/12), kurs rupiah cuma menguat tipis 0,05% menjadi Rp 14.263 per dollar AS. Sementara kurs referensi JISDOR melemah 0,06% tipis ke Rp 14.278. 

Baca Juga: Mata Uang Garuda Menguat Tipis pada Penghujung 2021

Bagikan

Berita Terbaru

 Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:00 WIB

Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin

BPJS Kesehatan tidak memiliki kewenangan menonaktifkan kepesertaan PBI JK karena menjadi kewenangan Kemensos

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:58 WIB

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah

Danantara melaksanakan groundbreaking enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia. Total nilai mencapai US$ 7 miliar. 

 Revolusi Melalui Teladan
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:56 WIB

Revolusi Melalui Teladan

Perjalanan karier Joao Angelo De Sousa Mota dari dunia konstruksi ke pertanian, hingga menjadi Dirut Agrinas

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:37 WIB

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek

Jika pemangkasan outlook membuat tekanan terhadap pasar SBN berlanjut dan mempengaruhi nilai tukar rupiah, maka imbal hasil berisiko naik

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:28 WIB

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah

Penerbitan global bond oleh pemerintah belum mampu menyokong cadangan devisa Indonesia              

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:25 WIB

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah

Prospek industri multifinance diperkirakan akan lebih cerah tahun ini setelah tertekan pada 2025.​ Piutang pembiayaan diprediksi tumbuh 6%-8%

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:05 WIB

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim

Ilmu pengetahuan kini sudah bisa menjadi penghubung antara adanya emisi gas rumah kaca dan bencana alam.

Nasib Kripto 2026: Level Krusial Ini Tentukan Arah Harga Bitcoin
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:00 WIB

Nasib Kripto 2026: Level Krusial Ini Tentukan Arah Harga Bitcoin

Bitcoin anjlok lebih dari 50% dari ATH, Ethereum senasib. Pahami risiko likuidasi massal dan hindari kerugian lebih parah.

BSI Targetkan Kinerja 2026 Tumbuh Dua Digit
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:00 WIB

BSI Targetkan Kinerja 2026 Tumbuh Dua Digit

BSI berhasil mencetak kinerja positif sepanjang 2025. Bank berkode saham BRIS ini mengantongi laba bersih Rp 7,56 triliun, naik 8,02% YoY

Industri Reasuransi Diprediksi Berpotensi Tumbuh Tahun Ini
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 06:55 WIB

Industri Reasuransi Diprediksi Berpotensi Tumbuh Tahun Ini

Meski industri reasuransi diperkirakan akan menghadapi sejumlah tantangan, tetapi potensi untuk tetap tumbuh masih ada

INDEKS BERITA

Terpopuler