Wacana Lembaga Baru Pengawas Gas Melon

Selasa, 07 Oktober 2025 | 06:08 WIB
 Wacana Lembaga Baru Pengawas Gas Melon
[ILUSTRASI. Petugas gabungan Disperindag dan Pertamina menyita tabung LPG (Liquid Petroleum Gass) tiga kilogram saat sidak di salah satu usaha laundry di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (26/8/2025). Sidak dilakukan untuk memastikan distribusi LPG subsidi tepat sasaran. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/nz]
Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan langkah baru untuk memperketat pengawasan distribusi elpiji  subsidi 3 kilogram (kg). Salah satu opsi yang sedang digodok adalah pelibatan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Bahkan tidak menutup kemungkinan ada opsi pembentukan badan baru yang secara khusus mengawasi subsidi energi non-BBM tersebut. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menilai alokasi subsidi liquefied petroleum gas (elpiji/LPG) yang berkisar Rp 80 triliun – Rp 87 triliun per tahun menuntut sistem pengawasan yang lebih kuat. "Oleh karena itu, ke depan subsidi ini harus dipastikan tepat sasaran.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait
LPG

Berita Terkait

Berita Terbaru

Cari Peluang di Negeri Seberang
| Selasa, 08 September 2026 | 07:36 WIB

Cari Peluang di Negeri Seberang

Sejumlah emiten pertambangan aktif mencari tambang mineral di luar negeri sebagai bagian dari diversifikasi bisnis

KAI Menyiapkan 36 Trainset Baru untuk KRL Jabodetabek
| Selasa, 08 September 2026 | 07:28 WIB

KAI Menyiapkan 36 Trainset Baru untuk KRL Jabodetabek

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkuat kapasitas angkutan KRL Jabodetabek dengan menambah rangkaian kereta. ​

Ruang Gerak IHSG Terbatas
| Selasa, 08 September 2026 | 07:23 WIB

Ruang Gerak IHSG Terbatas

Rilis data eksternal hingga efek bencana alam berpotensi memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (8/9)

Jurus Garuda Metalindo (BOLT) Mengejar Target Akhir 2026
| Selasa, 08 September 2026 | 07:10 WIB

Jurus Garuda Metalindo (BOLT) Mengejar Target Akhir 2026

PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menargetkan pertumbuhan pendapatan 5%-10% di akhir tahun 2026 dibanding tahun lalu.

PT Elnusa Tbk (ELSA) Melebarkan Pasar di Luar Grup
| Selasa, 08 September 2026 | 07:07 WIB

PT Elnusa Tbk (ELSA) Melebarkan Pasar di Luar Grup

Pelanggan terbesar Elnusa masih dari Grup Pertamin. Ke depan perusahaan membidik pasar internasional dan domestik non-afiliasi.

Pasar Saham Rebound, NAB Reksadana Tumbuh Tipis
| Selasa, 08 September 2026 | 07:00 WIB

Pasar Saham Rebound, NAB Reksadana Tumbuh Tipis

Nilai aktiva bersih (NAB) reksadana mencatat pertumbuhan tipis pada Agustus 2026, di tengah aksi jual yang dilakoni investor.

Bisnis AMDK Siap Menjalankan Ketentuan SNI
| Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB

Bisnis AMDK Siap Menjalankan Ketentuan SNI

Industri AMDK berkomitmen penuh memenuhi ketentuan SNI wajib sesuai Permenperin Nomor 62 Tahun 2024 yang berlaku pada 18 Oktober 2026.

Pergerakan Rupiah Ditopang Data Cadangan Devisa
| Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB

Pergerakan Rupiah Ditopang Data Cadangan Devisa

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) membatasi penguatan rupiah

Risiko Sentralisasi
| Selasa, 08 September 2026 | 06:10 WIB

Risiko Sentralisasi

BPD sendiri juga wajib memperbaiki tata kelola, teknologi, dan diversifikasi bisnis agar tak bergantung ASN.

Bencana Alam Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
| Selasa, 08 September 2026 | 06:09 WIB

Bencana Alam Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya menyebut, bencana yang terjadi baru-baru ini akan mengganggu pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III dan IV tahun ini

INDEKS BERITA

Terpopuler