Warna Soga Sang Saka Gula Kelapa
Bendera Kerajaan Majapahit (Wilwatikta) berupa lima garis horizontal merah dan empat garis horizontal putih. Merahnya bukan seperti bendera Indonesia sekarang, melainkan merah soga (warna coklat gula palma) hingga disebut Sang Saka Gula Kelapa.
Bahasa Jawa tidak mengenal kosa kata coklat. Untuk mewadahi terminologi warna coklat digunakanlah kosa kata abang (merah). Kosa kata abang digunakan oleh Bahasa Jawa untuk mewadahi dua pengertian warna. Pertama warna merah itu sendiri dan kedua warna coklat. Maka dikenallah sebutan gula abang (gula merah) dan lemah abang (tanah merah) yang sebenarnya berwarna coklat. Guna mewadahi terminologi merah yang sebenarnya, digunakanlah kosa kata abang mbranang. Kosa kata ini digunakan apabila warna merah itu sudah sangat dominan, misalnya warna cakrawala timur pada saat sebelum matahari terbit.
