Wijaya Karya Kembali Mendapat Proyek di IKN

Jumat, 13 Juni 2025 | 05:39 WIB
Wijaya Karya Kembali Mendapat Proyek di IKN
[ILUSTRASI. Jalan Sumbu Kebangsaan di IKN.]
Reporter: Vina Elvira | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) kembali mengantongi kontrak baru di tahun 2025. Kali ini salah satu BUMN karya itu mendapatkan proyek pembangunan peningkatan jalan Paket G di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara (KIPP IKN) 1B-1C.

Tepatnya adalah di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Proyek dari Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) itu bertujuan memperkuat konektivitas di Ibu Kota Nusantara.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus ke Bisnis Produktif, ASII Selektif Kucurkan Belanja Modal
| Senin, 28 September 2026 | 05:39 WIB

Fokus ke Bisnis Produktif, ASII Selektif Kucurkan Belanja Modal

Astra akan lebih selektif Mengalokasikan sisa anggaran belanja modal 2026, dengan fokus pada pengeluaran untuk menopang pertumbuhan bisnis.

Peluang Investor Lari dari Saham Mati Suri
| Senin, 28 September 2026 | 05:29 WIB

Peluang Investor Lari dari Saham Mati Suri

BEI resmi memberlakukan efektif batas bawah harga saham Rp 1 dari sebelumnya Rp 50 mulai Senin ini (28/9).

Pelajaran dari Kasus Manchester City untuk Investor Saham
| Senin, 28 September 2026 | 05:12 WIB

Pelajaran dari Kasus Manchester City untuk Investor Saham

 Laporan keuangan sudah diaudit oleh ekstrernal auditor sebaiknya tidak menghentikan upaya untuk melakukan due diligence.

Tak Ikut Hanyut
| Senin, 28 September 2026 | 05:06 WIB

Tak Ikut Hanyut

Sungguh kami berterima kasih kepada para pembaca dan penonton yang setia mempercayai kami hingga hari ini.

Walau Prospektif, Leasing Selektif Beri Kredit UMKM
| Senin, 28 September 2026 | 04:55 WIB

Walau Prospektif, Leasing Selektif Beri Kredit UMKM

Industri multifinance melihat pembiayaan ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih cukup prospektif

Nakhoda yang Menggambar Peta Baru
| Senin, 28 September 2026 | 04:15 WIB

Nakhoda yang Menggambar Peta Baru

Yang selama ini kurang bukan cadangan mineralnya, melainkan kapabilitas untuk mengubahnya menjadi nilai.

Dana Mengendap Uang Elektronik Tembus Rp 18,7 Triliun
| Senin, 28 September 2026 | 00:03 WIB

Dana Mengendap Uang Elektronik Tembus Rp 18,7 Triliun

 Dana mengendap atau float pada uang elektronik mencapai Rp18,78 triliun per Juli 2026, naik 24,8% secara tahunan.

Jalin Kerja Sama dengan Freeport, Pasokan Terjaga Bikin Prospek HRTA Mengilap
| Minggu, 27 September 2026 | 10:00 WIB

Jalin Kerja Sama dengan Freeport, Pasokan Terjaga Bikin Prospek HRTA Mengilap

Kenaikan harga emas dapat membuat nilai penjualan meningkat meskipun volume emas yang dijual dalam satuan gram tidak bertambah.

Bulan Oktober, Musim Hijau dengan Aturan Main Baru
| Minggu, 27 September 2026 | 07:20 WIB

Bulan Oktober, Musim Hijau dengan Aturan Main Baru

Namun data musiman adalah catatan sejarah, bukan jaminan. Ibarat prakiraan cuaca, ia membantu kita memutuskan perlu membawa payung atau tidak.

Simak Prospek ASLI yang Kini Dekat dengan Haji Isam, Sahamnya Sebulan Terbang 102%
| Minggu, 27 September 2026 | 06:48 WIB

Simak Prospek ASLI yang Kini Dekat dengan Haji Isam, Sahamnya Sebulan Terbang 102%

Beneficial owmner WKM adalah Hariono, orang yang memiliki hubungan dengan Haji Isam dan juga memiliki 1,09% saham di JARR dan 1,19% saham di PGUN.

INDEKS BERITA

Terpopuler