Windfall Komoditas Tak Cukup Amankan APBN
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kenaikan harga sejumlah komoditas, seiring efek konflik di Timur Tengah, diperkirakan bisa memberi windfall profit yang mampu membantu mengamankan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). S&P Global, misalnya, dalam risetnya menyebut harga komoditas yang tinggi bisa membantu Indonesia mengatasi pelemahan metrik utang.
Seperti diketahui, lonjakan harga komoditas terlihat sejak konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran memanas. Harga minyak Brent sempat menembus US$ 110 per barel di awal April lalu. Sementara harga batubara bergerak di level US$ 140-an per ton dan crude palm oil (CPO) di sekitar RM 4.500-RM 4.600 per ton.
