Yield SBN 10 Tahun Dekati 7%: Apa Arti Risiko Besar Ini Bagi Anda?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) masih bertahan di level tinggi. Pada awal tahun 2026, yield SBN tenor 10 tahun berada di kisran level 6,04%. Per 27 Maret 2026, yield SBN 10 tahun berada di level 6,85% alias menuju 7%. Secara simultan, ini menandakan harga obligasi sedang turun, risiko investasi meningkat, dan investor meminta kompensasi lebih besar.
Ekonom Center of Reform on Economics Indonesia (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menjelaskan, secara teori sikap Federal Reserve (The Fed) yang cenderung tidak agresif menaikkan suku bunga seharusnya menjadi katalis positif bagi obligasi negara berkembang, termasuk Indonesia. Namun, realitas di pasar menunjukkan yield SBN masih tertahan di level tinggi.
