Yuk, Intip Proyek Properti Ala Jepang Besutan Vasanta Innopark di Cikarang Barat

Kamis, 01 Agustus 2019 | 06:22 WIB
Yuk, Intip Proyek Properti Ala Jepang Besutan Vasanta Innopark di Cikarang Barat
[]
Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Vasanta Diamond Development segera merilis proyek teranyar bertajuk Vasanta Innopark di Cikarang Barat. Kelak, konsep proyek tersebut bernuansa kota ala Jepang.

Vasanta Diamond merupakan perusahaan hasil kongsi antara anak usaha PT Vasanta Indo Properti yakni PT Sirius Surya Sentosa (PT SSS) dan anak usaha Mitsubishi Corporation asal Jepang, yakni PT Diamond Development Indonesia.

CEO PT Sirius Surya Sentosa, Erick Wihardja, mengemukakan bentuk kerjasama kedua pihak berupa investasi modal untuk menggarap mix use development project Vasanta Innopark. Produk hunian dan area komersial tersebut menyatu menjadi central business district (CBD) di Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat.

Proyek ini mulai meluncur pada 2017 lalu. Mereka sudah merilis dua tower apartemen sebelumnya, yakni Aoki dan Botan. Saat ini, mayoritas unit di kedua proyek tersebut telah terjual. Dua tower pertama sudah terjual 80% dari target sebesar Rp 800 miliar, ungkap Erick, Rabu (31/7).

Adapun pengembangan superblok Vasanta Innopark ini akan terdiri dari tiga bagian besar, yakni komersial yang meliputi mal, perkantoran, hotel dan ruko. Kemudian residensial yang terdiri dari apartemen, kondominium, serviced apartment, serta technology dan education park.

Dengan menggandeng Mitsubishi Corporation, Vasanta Innopark akan menjadi Japan Community and Technology Hub di koridor Timur Jakarta. Selanjutnya, Vasanta Innopark akan bertansformasi dengan konsep baru seluruh hunian dan fasilitasnya dengan memasukkan unsur filosofi dan estetika Jepang ke dalam seluruh konsep desainnya.

Selain menggarap Vasanta Innopark, Sirius Surya akan meluncurkan tower apartemen terbaru, yaitu tower Chihana di Cikarang Barat dengan nilai investasi US$ 700 juta. Tower pertama dan kedua sudah terjual 80% dan hampir habis. "Tower ketiga dibangun melalui kolaborasi dengan Mitsubishi," ungkap Sales & Marketing Director PT Sirius Surya Sentosa, Ming Liang.

Bagikan

Berita Terbaru

Dana Asing Terus Keluar, Laju IHSG Semakin Liar
| Kamis, 12 Februari 2026 | 14:45 WIB

Dana Asing Terus Keluar, Laju IHSG Semakin Liar

Sejak awal tahun 2026, total net sell asing di pasar saham Indonesia telah mencapai Rp 12,97 triliun.

Anak Usaha Medco Energi (MEDC) Jadi Operator PSC Cendramas
| Kamis, 12 Februari 2026 | 14:12 WIB

Anak Usaha Medco Energi (MEDC) Jadi Operator PSC Cendramas

Anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk mendapatkan Surat Penunjukan dari Petroliam Nasional Berhad untuk kontrak bagi hasil Cendramas.​

Prospek Emiten Nikel Terganjal Pemangkasan Kuota Produksi
| Kamis, 12 Februari 2026 | 13:37 WIB

Prospek Emiten Nikel Terganjal Pemangkasan Kuota Produksi

Pembatasan kuota berpotensi menekan target volume penjualan bijih nikel emiten dalam jangka pendek. 

ASII Bidik Pertumbuhan Penjualan Kendaraan Pada 2026
| Kamis, 12 Februari 2026 | 13:28 WIB

ASII Bidik Pertumbuhan Penjualan Kendaraan Pada 2026

Untuk mempertahankan dominasi pasar, ASII akan konsisten fokus pada penyediaan produk, teknologi, dan layanan yang sesuai kebutuhan pelanggan.

Saham Kena Depak MSCI, Dana Asing Lari Dari BEI
| Kamis, 12 Februari 2026 | 13:22 WIB

Saham Kena Depak MSCI, Dana Asing Lari Dari BEI

Dampak dari aksi rebalancing MSCI kali ini adalah pergerakan dana asing ke Bursa Efek Indonesia (BEI)​.

Mengurai Dosa Ekologis di Konsesi Batubara Eks KPC untuk NU, Potensi Konflik Menganga
| Kamis, 12 Februari 2026 | 10:30 WIB

Mengurai Dosa Ekologis di Konsesi Batubara Eks KPC untuk NU, Potensi Konflik Menganga

Konsesi batubara eks KPC yang diserahkan ke Nahdlatul Ulama (NU) berada di lahan yang sudah menjadi pemukiman dan 17.000 ha hutan sekunder. 

Pemangkasan RKAB Berdampak Instan pada Pergerakan Saham Emiten Nikel
| Kamis, 12 Februari 2026 | 10:00 WIB

Pemangkasan RKAB Berdampak Instan pada Pergerakan Saham Emiten Nikel

Industri sudah mengantisipasi penurunan RKAB hingga 250 juta ton, sehingga penetapan RKAB oleh pemerintah masih sedikit di atas ekspektasi awal.

Transparansi Cuma Sampai Pemilik di Atas 1%, Peluang Goreng Saham Masih Terbuka
| Kamis, 12 Februari 2026 | 09:12 WIB

Transparansi Cuma Sampai Pemilik di Atas 1%, Peluang Goreng Saham Masih Terbuka

Gorengan saham masih mungkin melalui pemegang saham di bawah 1%. Nominees account  dibuat sekecil mungkin, saya pernah bikin sampai 30 account.

Peta Emiten Batubara Bergeser Seiring Kebijakan Pemangkasan RKAB 2026 & Kenaikan DMO
| Kamis, 12 Februari 2026 | 09:00 WIB

Peta Emiten Batubara Bergeser Seiring Kebijakan Pemangkasan RKAB 2026 & Kenaikan DMO

Kebijakan DMO dan RKAB menggeser narasi sektor batubara, dari yang sebelumnya bertumpu pada volatilitas harga global yang liar.

Berharap Bisa Melanjutkan Penguatan, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini, Kamis (12/2)
| Kamis, 12 Februari 2026 | 08:49 WIB

Berharap Bisa Melanjutkan Penguatan, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini, Kamis (12/2)

Investor disarankan akumulasi pada saham-saham berfundamental solid. Khususnya undervalued  dengan tetap menerapkan manajemen risiko.

INDEKS BERITA

Terpopuler