Jangan Sampai Nestapa Karena Mengekor Portofolio Investor Ternama
Dari daftar kepemilikan 1% BEI terlihat nama-nama menarik diperhatikan. Mau ikuti portofolio mereka?
Menilik Keuangan WBSA, IPO Perdana di 2026 yang Labanya Tumbuh Ribuan Persen di 2025
WBSA bakal melepas sebanyak-banyaknya 20,75% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh bernilai hingga Rp 306 miliar.
Memetakan Persaingan Sengit Alfamart dan Indomaret, Duo Raksasa Ritel di Indonesia
Untuk penjualan minuman siap saji saja di Alfamart turun 20% YoY, pendapatan kelas menengah yang menyusut porsi berbelanja ikut berkurang.
Struktur Voting Baru Grab Holdings Limited Buka Peluang Konsolidasi dengan GOTO
Perubahan struktur voting pasca akuisisi Foodpanda Taiwan tampak sebagai strategi Grab untuk menjaga fleksibilitas pengambilan keputusan.
Harga Minyak Terus Melonjak, Margin Emiten Sektor Ini Rentan Tertekan
Jika daya beli masyarakat melemah akibat inflasi energi, emiten sektor konsumer akan kesulitan menjaga volume penjualan.
Strategi Divestasi Bisa Memacu Prospek Telkom (TLKM) Semakin Seksi
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus fokus memperkuat bisnis inti dengan menggelar divestasi entitas usaha.
Harga dan Produksi Emas Melonjak Tinggi, Laba BRMS Bisa Terus Mendaki
Peluang PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencetak pertumbuhan kinerja dua digit di 2026 terbuka. Kendati, harga emas dunia rawan volatil.
BSA Logistics (WBSA) Patok Harga IPO Rp 150-Rp 170 per Saham
Terhitung sejak Rabu (25/3), PT BSA Logistics Indonesia Tbk mulai menggelar masa bookbuilding dalam rangka IPO.
Saham Lapis Kedua Mulai Kehabisan Tenaga
Saham-saham emiten di sektor properti, konstruksi dan teknologi termasuk yang banyak terkoreksi di sepanjang tahun berjalan 2026.
Kinerja Saham Portofolio Ciamik, Laba Saratoga (SRTG) Pada 2025 Naik
Keuntungan atas investasi pada saham dan efek lain PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) melonjak 180,05% (yoy) jadi Rp 4,13 triliun pada 2025.
Merdeka Gold Resources (EMAS) Siap Listing Saham di Bursa Efek Hong Kong
BS Securities Hong Kong Ltd dan CITIC Securities Ltd telah ditunjuk sebagai joint sponsors EMAS terkait permohonan pencatatan saham di Hong Kong.
Temukan Cadangan Minyak Baru, Kenaikan Harga Saham ENRG Bakal Berlanjut?
Penemuan cadangan minyak baru tentu menjadi angin segar bagi emiten migas, di luar itu harga energi juga menjadi penentu.
IHSG Berpeluang Menguat Usai Lebaran? Simak Saham Pilihan Rabu (25/3)
Pasar saham global masih membayangi IHSG. Waspadai risiko geopolitik dan kebijakan The Fed yang bisa menekan indeks. Selengkapnya di sini.
Konversi PLTD ke PLTS Dikebut, Saham Energi Terbarukan Dapat Peluang
Program konversi PLTD ke PLTS dipercepat, buka peluang emas bagi emiten. Simak daftar saham yang paling diuntungkan dari proyek triliunan ini!
Libur Panjang Usai, Ketidakpastian Kembali Cengkeram Bursa Saham
Setelah libur Lebaran, IHSG diramal sangat volatil. Prediksi support terendah 6.731. Kalkulasi strategi beli atau jual agar tidak terjebak rugi.
Dividen PGAS Dipertanyakan, Manajemen Tetap Percaya Diri
J.P. Morgan dan UBS sama-sama melihat adanya tekanan terhadap kinerja keuangan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) ke depan.
Emiten Rokok 2026 di Persimpangan: Margin Membaik, Risiko Regulasi Mengintai
Emiten rokok di satu sisi mendapat angin segar dari tak adanya kenaikan cukai, namun di sisi lain dibayangi risiko regulasi kadar tar dan nikotin.
Lonjakan Laba BUKA Sarat Faktor Non Operasional
Analis memperkirakan BUKA akan mulai mencatatkan adjusted EBITDA positif Rp 124 miliar di 2026 dan terus meningkat hingga Rp 230 miliar di 2027.
Peluang Saham ICBP di Tengah Isu Daya Beli dan Kenaikan Harga Bahan Baku
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) diproyeksikan masih akan melanjutkan tren kinerja keuangan yang solid di tahun ini.
Kenaikan Harga Ayam Broiler dan Impor Bahan Baku Jadi Penentu Kinerja CPIN
Pemerintah berencana memperluas cakupan MBG hingga 83 juta penerima pada Mei 2026, naik signifikan dibandingkan 55 juta penerima di Januari 2026.
MSCI Indonesia Index Minus di Awal 2026, Kalah dari Malaysia dan Thailand
MSCI Indonesia Index berisi 18 saham dengan total market cap senilai US$ 111,98 miliar. Sepuluh saham terbesarnya merupakan saham-saham big caps.
Lebaran, Saatnya Dulang Cuan dari Saham Supermarket dan Minimarket
Sejak awal puasa, biasanya emiten ritel supermarket dan minimarket isi stok berlipat untuk antisipasi kenaikan permintaan masyarakat.
Permintaan Ramadan dan Lebaran Jadi Pelecut Kinerja JPFA di Kuartal I
Head of Reseach Retail MNC Sekuritas menyampaikan momentum Ramadan dan Lebaran memang menjadi katalis positif bagi emiten perunggasan.
Melihat Kelahiran BRIS dan Potensinya di Masa Depan
Diversifikasi pendapatan melalui fee based income juga terlihat stabil, menyumbang 15%–17% terhadap total pendapatan BRIS.
Ramadan Tak Selalu Jadi Pendorong, Aktivitas Perdagangan JII Justru Menyusut
Trading volume activity cenderung turun rata-rata sekitar 15% selama bulan Ramadan dan naik kembali sekitar 15% setelah Ramadan.

