Sambut Laporan OPEC Pangkas Produksi, Harga Minyak Mentah Naik 1%

Jumat, 18 Januari 2019 | 13:29 WIB
Sambut Laporan OPEC Pangkas Produksi, Harga Minyak Mentah Naik 1%
[]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Dian Pertiwi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak naik 1% pada perdagangan hari ini, Jumat (18/1). Harga minyak mentah kembali menguat lantaran OPEC melaporkan produksi minyak mentah turun tajam.

Minyak mentah berjangka WTI AS berada di level US$ 52,70 per barel, naik 63 sen setara 1,2%. Sedangkan minyak Brent naik 66 sen atau 1,1% menjadi US$ 61,84 per barel.

OPEC dan negara produsen minyak lainnya, termasuk Rusia, memangkas produksi minyak pada Desember lalu untuk membatasi pasokan berlebih. Para produsen minyak berkomitmen menjaga pasokan minyak di tahun 2019 untuk mengantisipasi perlambatan permintaan di pasar global.

Produksi minyak bulan lalu turun sebanyak 751 ribu barel per hari menjadi 31,58 juta barel per hari. Angka ini merupakan penurunan terbesar dalam dua tahun belakangan.

Pasar minyak global menaruh perhatian ekstra pada sanksi AS atas Iran. China, India, Jepang, Korea Selatan, Turki, Italia, Yunani dan Taiwan menerima pengecualian dan dapat mengimpor minyak dari Iran hingga April atau Mei tahun ini.

Upaya OPEC memperketat pasar minyak telah membuat output minyak mentah AS melonjak dari 2 juta barel per hari tahun lalu, menjadi 11,9 juta barel.

Penurunan produksi minyak mentah dan pengetatan sanksi terhadap ekspor minyak Iran, membuat pasar mendekati keseimbangannya. Meski begitu, turunnya harga minyak juga disebabkan lemahnya permintaan minyak mentah.

Tahun ini, permintaan minyak diprediksi turun 910 ribu barel per hari, menjadi 30,83 juta barel.

Walau harga minyak naik, investor harus berhati-hati dalam jangka panjang mengingat sentimen pasar masih dibayangi oleh perlambatan ekonomi China dan peningkatan produksi minyak AS.

Bagikan

Berita Terbaru

Dana Asing Terus Keluar, Laju IHSG Semakin Liar
| Kamis, 12 Februari 2026 | 14:45 WIB

Dana Asing Terus Keluar, Laju IHSG Semakin Liar

Sejak awal tahun 2026, total net sell asing di pasar saham Indonesia telah mencapai Rp 12,97 triliun.

Anak Usaha Medco Energi (MEDC) Jadi Operator PSC Cendramas
| Kamis, 12 Februari 2026 | 14:12 WIB

Anak Usaha Medco Energi (MEDC) Jadi Operator PSC Cendramas

Anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk mendapatkan Surat Penunjukan dari Petroliam Nasional Berhad untuk kontrak bagi hasil Cendramas.​

Prospek Emiten Nikel Terganjal Pemangkasan Kuota Produksi
| Kamis, 12 Februari 2026 | 13:37 WIB

Prospek Emiten Nikel Terganjal Pemangkasan Kuota Produksi

Pembatasan kuota berpotensi menekan target volume penjualan bijih nikel emiten dalam jangka pendek. 

ASII Bidik Pertumbuhan Penjualan Kendaraan Pada 2026
| Kamis, 12 Februari 2026 | 13:28 WIB

ASII Bidik Pertumbuhan Penjualan Kendaraan Pada 2026

Untuk mempertahankan dominasi pasar, ASII akan konsisten fokus pada penyediaan produk, teknologi, dan layanan yang sesuai kebutuhan pelanggan.

Saham Kena Depak MSCI, Dana Asing Lari Dari BEI
| Kamis, 12 Februari 2026 | 13:22 WIB

Saham Kena Depak MSCI, Dana Asing Lari Dari BEI

Dampak dari aksi rebalancing MSCI kali ini adalah pergerakan dana asing ke Bursa Efek Indonesia (BEI)​.

Mengurai Dosa Ekologis di Konsesi Batubara Eks KPC untuk NU, Potensi Konflik Menganga
| Kamis, 12 Februari 2026 | 10:30 WIB

Mengurai Dosa Ekologis di Konsesi Batubara Eks KPC untuk NU, Potensi Konflik Menganga

Konsesi batubara eks KPC yang diserahkan ke Nahdlatul Ulama (NU) berada di lahan yang sudah menjadi pemukiman dan 17.000 ha hutan sekunder. 

Pemangkasan RKAB Berdampak Instan pada Pergerakan Saham Emiten Nikel
| Kamis, 12 Februari 2026 | 10:00 WIB

Pemangkasan RKAB Berdampak Instan pada Pergerakan Saham Emiten Nikel

Industri sudah mengantisipasi penurunan RKAB hingga 250 juta ton, sehingga penetapan RKAB oleh pemerintah masih sedikit di atas ekspektasi awal.

Transparansi Cuma Sampai Pemilik di Atas 1%, Peluang Goreng Saham Masih Terbuka
| Kamis, 12 Februari 2026 | 09:12 WIB

Transparansi Cuma Sampai Pemilik di Atas 1%, Peluang Goreng Saham Masih Terbuka

Gorengan saham masih mungkin melalui pemegang saham di bawah 1%. Nominees account  dibuat sekecil mungkin, saya pernah bikin sampai 30 account.

Peta Emiten Batubara Bergeser Seiring Kebijakan Pemangkasan RKAB 2026 & Kenaikan DMO
| Kamis, 12 Februari 2026 | 09:00 WIB

Peta Emiten Batubara Bergeser Seiring Kebijakan Pemangkasan RKAB 2026 & Kenaikan DMO

Kebijakan DMO dan RKAB menggeser narasi sektor batubara, dari yang sebelumnya bertumpu pada volatilitas harga global yang liar.

Berharap Bisa Melanjutkan Penguatan, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini, Kamis (12/2)
| Kamis, 12 Februari 2026 | 08:49 WIB

Berharap Bisa Melanjutkan Penguatan, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini, Kamis (12/2)

Investor disarankan akumulasi pada saham-saham berfundamental solid. Khususnya undervalued  dengan tetap menerapkan manajemen risiko.

INDEKS BERITA

Terpopuler