Analis Ingatkan Risiko Rights Issue Emiten Happy Hapsoro, Bukan Sekadar Soal Dilusi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengumuman Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue II PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) disambut dingin oleh pasar. Alih-alih menguat sebagai sinyal ekspansi, saham emiten hotel berbasis di Bali ini justru melemah saat hari pengumuman.
Harga pelaksanaan rights issue kedua emiten yang dikendalikan oleh Hapsoro Sukmonohadi (Happy Hapsoro) ini ditetapkan Rp 250 per saham, jauh di bawah harga pasar yang saat itu berkisar di level Rp 700-800-an per saham. Dengan rasio 4:1, perseroan menawarkan 6.154.263.660 saham baru senilai total Rp 1,53 triliun.
