Berita Ekonomi

APBN Bisa Surplus dari Lonjakan Harga Minyak

Sabtu, 19 Maret 2022 | 08:12 WIB
APBN Bisa Surplus dari Lonjakan Harga Minyak

ILUSTRASI. Ilustrasi bor minyak. REUTERS/Jonathan Alcorn/File Photo

Reporter: Bidara Pink | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Harga minyak mentah dunia melambung tinggi akibat ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina, yang berimbas pada harga minyak mentah Indonesia alias Indonesia crude price (ICP). Alhasil, anggaran negara pun bakal mendulang berkah dari kenaikan ICP.

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan, rata-rata ICP tahun ini bisa mencapai kisaran US$ 85 hingga US$ 86 per barel. Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, angka ini lebih tinggi dari perkiraan bank sentral pada Februari lalu US$ 67-US$ 70 per barel. Bahkan, dua proyeksi bank sentral itu jauh lebih tinggi dibanding asumsi ICP dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 sebesar US$ 63 per barel.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru