Argha Karya Prima Industry (AKPI) Bidik Pertumbuhan Pendapatan Sebesar 10%

Rabu, 23 Oktober 2024 | 07:20 WIB
Argha Karya Prima Industry (AKPI) Bidik Pertumbuhan Pendapatan Sebesar 10%
[ILUSTRASI. Pabrik produsen kemasan PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI).]
Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten saham produk kemasan, PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) menargetkan pendapatan hingga akhir tahun 2024 bisa tumbuh sekitar 10% dibandingkan dengan pendapatan sepanjang tahun 2023.

"Kami berharap pendapatan tahun ini dapat meningkat sekitar 10% dari tahun lalu," ungkap Jimmy, Direktur Argha Karya Prima Industry, saat dihubungi oleh KONTAN, Senin (21/10).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Kenaikan BI Rate Bisa Menekan Prospek Kredit
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:30 WIB

Kenaikan BI Rate Bisa Menekan Prospek Kredit

Kenaikan BI rate akan meningkatkan tekanan biaya dana, terutama dari deposito dan dana korporasi besar. ​

Metrodata Electronics (MTDL) Bidik Pendapatan Tumbuh 10% Tahun ini
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:20 WIB

Metrodata Electronics (MTDL) Bidik Pendapatan Tumbuh 10% Tahun ini

Salah satu fokus utama MTDL adalah pengembangan lini bisnis solusi dan konsultasi digital, yakni menata ulang arsitektur solusi.

Bank Perkuat Payroll demi Menjaga Dana Murah Saat BI Rate Naik
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:00 WIB

Bank Perkuat Payroll demi Menjaga Dana Murah Saat BI Rate Naik

Di tengah tren kenaikan bunga deposito, keberadaan CASA menjadi semakin krusial karena mampu menekan biaya dana atau cost of fund (CoF) 

Simak Prediksi IHSG Hari Ini (10/6) Setelah Melonjak 404 Poin
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:50 WIB

Simak Prediksi IHSG Hari Ini (10/6) Setelah Melonjak 404 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 404,51 atau 7,57% menjadi 5.746,65 pada perdagangan Selasa (9/6) setelah turun 4 hari beruntun.

Aturan Ekspor SDA Seret Sederet Lini Usaha Asuransi
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:45 WIB

Aturan Ekspor SDA Seret Sederet Lini Usaha Asuransi

Perubahan tata kelola ekspor menyisakan pekerjaan rumah bagi perusahaan asuransi akibat banyaknya kontrak yang perlu disesuaikan.

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Menyiapkan Belanja Modal Rp 4 Triliun
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:20 WIB

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Menyiapkan Belanja Modal Rp 4 Triliun

Untuk rencana ekspansi, TBIG tetap fokus pada pertumbuhan organik, baik melalui pembangunan menara, fiber optik, maupun konektivitas

Sinyal Positif bagi Pebisnis Alat Berat
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:10 WIB

Sinyal Positif bagi Pebisnis Alat Berat

Pemerintah akan melakukan relaksasi RKAB batubara secara terukur dengan mempertimbangkan perkembangan harga komoditas global.

Rupiah Jeblok, Bank Indonesia Mengerek BI Rate ke Angka 5,50% Hari Ini (9/6)
| Selasa, 09 Juni 2026 | 15:03 WIB

Rupiah Jeblok, Bank Indonesia Mengerek BI Rate ke Angka 5,50% Hari Ini (9/6)

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuannya atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50% dalam RDG Mingguan pada 9 Juni 2026.

Kilau Emiten Emas Meredup Akibat Sentimen Global dan Domestik
| Selasa, 09 Juni 2026 | 14:00 WIB

Kilau Emiten Emas Meredup Akibat Sentimen Global dan Domestik

Meskipun bukan termasuk komoditas yang ekspornya diatur oleh PT DSI, namun emiten emas tetap ikut terseret isu ekspor satu pintu.

TLKM Sempat Tertekan di Tengah Kabar Dividen Rp 222 per Saham & Buyback Rp 4 Triliun
| Selasa, 09 Juni 2026 | 12:57 WIB

TLKM Sempat Tertekan di Tengah Kabar Dividen Rp 222 per Saham & Buyback Rp 4 Triliun

Pelemahan saham TLKM dipicu sentimen negatif dari kabar penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan korupsi di TLKM dan BRI.

INDEKS BERITA