Berita Special Report

AS Stop Investasi ke 59 Entitas China, Berkah Bagi Bukalapak (BUKA) & Wacana IPO GoTo

Minggu, 08 Agustus 2021 | 16:55 WIB
AS Stop Investasi ke 59 Entitas China, Berkah Bagi Bukalapak (BUKA) & Wacana IPO GoTo

ILUSTRASI. The app logo of Indonesian e-commerce company Bukalapak is seen on a mobile phone next to a stock graph displayed in this illustration picture taken July 14, 2021. REUTERS/Florence Lo/Illustration

Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono triatmojo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Executive order (perintah eksekutif) Presiden Amerika Serikat Jeseph R. Biden yang melarang AS berinvestasi pada 59 perusahaan China, membawa sentimen negatif ke sejumlah negara emerging market, termasuk Indonesia. Hal itu lantaran, banyak hedge fund yang semula berinvestasi di perusahaan-perusahaan China tersebut, terpaksa harus menjual investasinya dan mencari alternatif investasi lain, termasuk di Tanah Air.

Initial public offering (IPO) PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) besar kemungkinan juga turut mendapat limpahan berkah dari kondisi tersebut. Executive order yang ditandatangani 3 Juni 2021 itu, diprediksi bakal menambah daya gedor kesuksesan rencana IPO perusahaan teknologi Indonesia lainnya, semisal GoTo, perusahaan gabungan Gojek dan Tokopedia.


Baca juga