Aset Berisiko Dilirik, Kurs Rupiah Dapat Angin Segar

Rabu, 12 Agustus 2020 | 06:16 WIB
Aset Berisiko Dilirik, Kurs Rupiah Dapat Angin Segar
[ILUSTRASI. Karyawan money changer menghitung pecahan 100 dollar US di salah satu money changer di Jakarta, Rabu (22/7). KONTAN/Carolus Agus Waluyo]
Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mata uang Garuda berpotensi menguat seiring respon investor atas lelang Surat Utang Negara (SUN) tembus Rp 106 triliun. 

Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana bilang, kondisi pasar keuangan semakin semarak. "Hal ini didorong progres vaksin dibuat Biofarma," kata Fikri.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Mubadala Siap Bantu RI Kejar Target 1 Juta Barel
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:54 WIB

Mubadala Siap Bantu RI Kejar Target 1 Juta Barel

Mubadala membidik posisi sebagai salah satu produsen kakap di Tanah Air seiring dengan temuan cadangan gas baru di Blok Andaman.

Cadangan Jumbo Minyak Nonkonvensional
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:49 WIB

Cadangan Jumbo Minyak Nonkonvensional

Cadangan minyak dan gas jumbo tersebut dinilai menjadi peluang bisnis besar di tengah era transisi energi.

Risiko Investasi di Indonesia Makin Bengkak, Investor Asing Bisa Makin Rem Investasi
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:48 WIB

Risiko Investasi di Indonesia Makin Bengkak, Investor Asing Bisa Makin Rem Investasi

Ketika investor melihat rupiah lemah, harga minyak tinggi, defisit fiskal melebar, dan permintaan SBN melemah, maka CDS secara alamiah naik.

 Proyek PLTS 100 Gigawatt Butuh Rp 1.140 Triliun
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:45 WIB

Proyek PLTS 100 Gigawatt Butuh Rp 1.140 Triliun

Presiden Prabowo menargetkan proyek PLTS 100 GW tuntas dalam tiga tahun mengingat potensinya yang sangat besar

Mitrabara Adiperdana (MBAP) Siap Mengakuisisi Tambang Baru
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:20 WIB

Mitrabara Adiperdana (MBAP) Siap Mengakuisisi Tambang Baru

Langkah ini disiapkan untuk menjaga keberlanjutan produksi setelah tambang existing diperkirakan beroperasi hingga 2028.

Membedah Praktik Windfall Tax Minerba di Berbagai Negara, Tidak Semua Sukses
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:06 WIB

Membedah Praktik Windfall Tax Minerba di Berbagai Negara, Tidak Semua Sukses

Ketika harga mineral naik, penerimaan negara memang bisa naik, tetapi volume, biaya produksi, dan daya tahan industri tetap harus diperhitungkan.

Fintech Keteteran Jaga Profitabilitas
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:00 WIB

Fintech Keteteran Jaga Profitabilitas

Terjadi tekanan biaya operasional dan pembiayaan macet.                                                  

IHSG Jatuh 7 Hari Berturut, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (21/5)
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:00 WIB

IHSG Jatuh 7 Hari Berturut, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (21/5)

IHSG mengakumulasi penurunan 8,50% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG sudah turun 26,93%.​

Bunga KUR 5% dan Tantangan Perbankan
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:45 WIB

Bunga KUR 5% dan Tantangan Perbankan

Tekanan akan dapat meningkat ketika ekspansi kredit dilakukan di tengah pelemahan daya beli dan kenaikan biaya usaha.

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Bidik Penjualan Rp 2 Triliun
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:35 WIB

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

Target CSRA tersebut melanjutkan tren pertumbuhan penjualan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

INDEKS BERITA

Terpopuler