Awal Agustus 2021 AKRA, LPIN dan PBSA Bakal Bagi-Bagi Dividen, Catat Jadwalnya

Selasa, 27 Juli 2021 | 14:20 WIB
Awal Agustus 2021 AKRA, LPIN dan PBSA Bakal Bagi-Bagi Dividen, Catat Jadwalnya
[ILUSTRASI. Ilustrasi dividen yang diterima para pemegang saham. KONTAN/Lylik Sugiarti]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awal bulan depan sejumlah emiten mengumumkan rencana untuk membagi dividen kepada para pemegang sahamnya. 

Sejauh ini sudah ada tiga emiten yang akan membagikan dividen pada awal Agustus 2021, yakni PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) dan PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA).

Cum dividend AKRA di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh pada 3 Agustus 2021. Sementara cum dividen LPIN dan PBSA dijadwalkan pada 2 Agustus 2021.

Baca Juga: Bos AKR Rajin Akumulasi Saham AKRA Hingga Jelang Rilis Kinerja dan Dividen Interim

AKRA akan membagikan dividen interim sekitar Rp 236,85 miliar. Setiap pemegang saham bakal menerima jatah dividen Rp 60 per saham.

Berikut jadwal dividen AKRA:

1. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi : 3 Agustus 2021.
2. Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi : 4 Agustus 2021.
3. Cum Dividen di pasar tunai : 5 Agustus 2021.
4. Ex dividen di pasar pasar tunai : 6 Agustus 2021.
5. Recording date : 5 Agustus 2021.
6. Pembayaran dividen : 19 Agustus 2021.

 

 

Sementara itu, LPIN akan membagikan dividen Rp 49,72 miliar yang berasal dari hasil keuntungan tahun lalu dan akumulasi saldo laba tahun-tahun sebelumnya. 

Nantinya, setiap pemegang saham LPIN bakal mendapat jatah dividen Rp 117 per saham.

Berikut jadwal dividen LPIN:

1. Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 2 Agustus 2021
2. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 3 Agustus 2021.
3. Cum dividen di pasar tunai: 4 Agustus 2021.
4. Ex dividen di pasar tunai: 5 Agustus 2021.
5. Recording date: 4 Agustus 2021.
6. Pembayaran dividen: 20 Agustus 2021.

 

 

Emiten berikutnya yang akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya adalah PBSA. 

Total nilai dividen yang dibagikan Rp 40,5 miliar, atau Rp 27 untuk setiap lembar saham.

 

 

Berikut jadwal dividen PBSA:

1. Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 2 Agustus 2021.
2. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 3 Agustus 2021.
3. Cum dividen di pasar tunai: 4 Agustus 2021.
4. Ex dividen di pasar tunai: 5 Agustus 2021.
5. Recording date: 4 Agustus 2021.
6. Pembayaran dividen: 26 Agustus 2021.

Selanjutnya: Simak! Ketentuan Terbaru Perjalanan dari Satgas Penanganan Covid-19 per 27 Juli 2021

 

Bagikan

Berita Terbaru

Menyemai Inovasi di Setiap Kebijakan
| Sabtu, 29 November 2025 | 07:05 WIB

Menyemai Inovasi di Setiap Kebijakan

Indonesia ternyata kekurangan terkait strategi pengembangan kebijakan yang berbasis pada dampak yang dihasilkan.​

Aroma Neo Orde Baru
| Sabtu, 29 November 2025 | 07:05 WIB

Aroma Neo Orde Baru

Menyerahkan kembali fungsi pemeriksaan kepada entitas asing merupakan bentuk pertaruhan kedaulatan yang nekat.

IHSG Sepekan Menguat 1,12% di Akhir November, Saham-Saham Ini Naik Paling Tinggi
| Sabtu, 29 November 2025 | 06:10 WIB

IHSG Sepekan Menguat 1,12% di Akhir November, Saham-Saham Ini Naik Paling Tinggi

Pada periode 24-28 November 2025, IHSG mengakumulasi kenaikan 1,12%. IHSG ditutup pada 8.508,71 pada perdagangan terakhir, Jumat (28/11). 

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026
| Sabtu, 29 November 2025 | 05:25 WIB

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026

WEGE mulai menerapkan pendekatan bisnis dengan menggandeng mitra strategis untuk menggarap sebuah proyek baru.

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026
| Sabtu, 29 November 2025 | 05:25 WIB

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026

WEGE mulai menerapkan pendekatan bisnis dengan menggandeng mitra strategis untuk menggarap sebuah proyek baru.

Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah, Beban Bank Akan Bertambah
| Sabtu, 29 November 2025 | 04:50 WIB

Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah, Beban Bank Akan Bertambah

PP Nomor 43 Tahun 2025 tentang Pelaporan Keuangan ini bertujuan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan nasional

Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah, Beban Bank Akan Bertambah
| Sabtu, 29 November 2025 | 04:50 WIB

Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah, Beban Bank Akan Bertambah

PP Nomor 43 Tahun 2025 tentang Pelaporan Keuangan ini bertujuan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan nasional

LPS Siapkan Skema Penjaminan Polis Asuransi, Ini Detailnya
| Sabtu, 29 November 2025 | 04:20 WIB

LPS Siapkan Skema Penjaminan Polis Asuransi, Ini Detailnya

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kaji penjaminan polis asuransi hingga Rp 700 juta. Adatiga jenis jaminan untuk klaim dan pengalihan portofolio 

LPS Siapkan Skema Penjaminan Polis Asuransi, Ini Detailnya
| Sabtu, 29 November 2025 | 04:20 WIB

LPS Siapkan Skema Penjaminan Polis Asuransi, Ini Detailnya

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kaji penjaminan polis asuransi hingga Rp 700 juta. Adatiga jenis jaminan untuk klaim dan pengalihan portofolio 

Fast Food Indonesia (FAST) Siapkan Ekspansi Ambisius
| Sabtu, 29 November 2025 | 04:20 WIB

Fast Food Indonesia (FAST) Siapkan Ekspansi Ambisius

FAST akanbuka 60 gerai baru di tahun 2026 dengan total Capex sekitar Rp 300 miliar yang 30% dari internal  dan 70%  kerjasama dengan investor.

INDEKS BERITA

Terpopuler