Bakrieland (ELTY) Akan Menerima Proyek Stadion Persija?

Rabu, 20 Maret 2019 | 06:32 WIB
Bakrieland (ELTY) Akan Menerima Proyek Stadion Persija?
[]
Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rumor kembali menghampiri Grup Bakrie. Giliran PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) yang disebut-sebut menerima kelimpahan proyek pembangunan stadion Persija di Taman BMW, Jakarta. Groundbreaking proyek tersebut dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pekan lalu.

Kabar yang beredar, Pemerintah Provinsi Jakarta menggandeng ELTY sebagai pengembang kompleks stadion yang bisa menelan biaya lebih dari Rp 4 triliun ini. Bukan hanya stadion yang dibangun, tapi juga properti lainnya seperti apartemen, pusat perbelanjaan selayaknya kawasan mixed used.

Rumor tersebut kian santer setelah sejumlah petinggi Grup Bakrie masuk sebagai jajaran manajemen Persija. Salah satunya, Presiden Direktur ELTY Ambono Janurianto yang menjabat sebagai komisaris Persija.

Namun, dia menampik rumor terkait limpahan proyek untuk ELTY tersebut. "Tidak ada proyek di tahun 2019," ujar Ambono saat dikonfirmasi oleh KONTAN, Selasa (19/3).

Terkait hubungan proyek ELTY dan posisinya yang dikabarkan menjadi komisaris Persija, dia juga menampik hal tersebut. "Tidak ada hubungannya," tandasnya.

Selain Ambono, sejumlah nama yang menjadi jajaran manajemen kunci Persija adalah Sharif Cicip Sutardjo, Bambang Irawan Hendradi, dan Marudi Surachman. Mereka mengisi posisi jajaran komisaris. Ada juga nama Andre Rizki Makalam dan Fandrizal Rabain. Mereka berdua dikabarkan mengisi jabatan sebagai jajaran direksi.

Namun sampai berita ini diterbitkan, KONTAN belum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari Chief Executive Officer (CEO) Persija, Ferry Paulus.

ELTY memang menjadi salah satu pengembang properti yang juga mengembangkan kawasan mixed used. Salah satunya, proyek Sentra Timur Residence, Jakarta Timur. Proyek yang bekerjasama dengan Perumnas ini telah terbangun 6 tower, setara 2.300 unit apartemen hingga kuartal ketiga akhir tahun lalu.

Saat ini, ELTY telah mengembangkan tower ketujuh dengan perkembangan konstruksi 60% dan penjualan 55%. Tower ini memiliki 607 unit apartemen.

 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

GOTO Dilanda Sentimen Negatif Usai Cetak Laba Pertama, Begini Saran Analis
| Rabu, 03 Juni 2026 | 14:15 WIB

GOTO Dilanda Sentimen Negatif Usai Cetak Laba Pertama, Begini Saran Analis

Selama ini GOTO menerapkan take rate 20% dari mitra pengemudi, lebih tinggi dari kompetitor yang 10%.

BUVA Menguat Jelang RUPS, Investor Berburu Cerita Rights Issue
| Rabu, 03 Juni 2026 | 11:02 WIB

BUVA Menguat Jelang RUPS, Investor Berburu Cerita Rights Issue

Analis menilai kenaikan saham BUVA saat ini lebih didominasi faktor teknikal dibandingkan perubahan fundamental yang signifikan.

El Nino Datang, Saham Emiten Perberasan Bakal Terkena Dampak Ikutan?
| Rabu, 03 Juni 2026 | 10:35 WIB

El Nino Datang, Saham Emiten Perberasan Bakal Terkena Dampak Ikutan?

NASI menyiapkan langkah untuk memperluas jaringan pemasok sekaligus mempererat hubungan kemitraan guna menjaga ketersediaan bahan baku.

Produksi Padi Diramal Menyusut Hingga Juli
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:48 WIB

Produksi Padi Diramal Menyusut Hingga Juli

BPS memperkirakan produksi padi nasional Januari hingga Juli 2026 mencapai 38,11 juta ton gabah kering giling (GKG)

Kunjungan Wisman Tertinggi Sejak Pandemi
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:44 WIB

Kunjungan Wisman Tertinggi Sejak Pandemi

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan  

Prospek Manufaktur Masih Belum Membaik
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:15 WIB

Prospek Manufaktur Masih Belum Membaik

Purchasing managers' index (PMI) manufaktur Indonesia pada bulan Mei 2026 di level 50               

PMI Manufaktur Indonesia Ekspansif, Tapi Masih Jauh dari Pemulihan
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:12 WIB

PMI Manufaktur Indonesia Ekspansif, Tapi Masih Jauh dari Pemulihan

Untuk menyatakan sektor manufaktur benar-benar pulih, diperlukan PMI yang mampu bertahan di atas 50,0 selama beberapa bulan berturut-turut.

Rupiah Terpuruk Hampir 3% Sepanjang Mei 2026, Akankan Tekanan Mereda di Juni?
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Rupiah Terpuruk Hampir 3% Sepanjang Mei 2026, Akankan Tekanan Mereda di Juni?

Secara musiman permintaan dolar AS di dalam negeri biasanya mulai melandai saat memasuki kuartal ketiga.

Asing Terus Net Sell, Penguatan IHSG Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:36 WIB

Asing Terus Net Sell, Penguatan IHSG Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar melihat kondisi ekonomi mengkhawatirkan. Surplus neraca dagang April 2026 yang hanya US$ 89,1 juta , terendah dalam enam tahun terakhir.

Rupiah Masih Lemas, Kinerja Emiten Kertas Bisa Bernas
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:35 WIB

Rupiah Masih Lemas, Kinerja Emiten Kertas Bisa Bernas

Di balik pelemahan rupiah yang semakin dalam, dua emiten Grup Sinar Mas di industri kertas dan bubur kertas berpotensi kecipratan berkah.

INDEKS BERITA