Berita Bisnis

Bank Indonesia Mengatur Modal Usaha Sistem Pembayaran

Kamis, 15 Juli 2021 | 06:05 WIB
Bank Indonesia Mengatur Modal Usaha Sistem Pembayaran

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengatur permodalan penyedia jasa pembayaran (PJP) dan penyelenggaraan infrastruktur sistem pembayaran (PIP).  Selain meningkatkan pengawasan sistem pembayaran, aturan permodalan ini bisa memacu konsolidasi di industri pembayaran digital.
Ketentuan permodalan perusahaan sistem pembayaran  tersebut tertuang  dalam Peraturan BI (PBI) No 23/6/PBI/2021 tentang PJP dan PBI No.23/7/PBI/2021 tentang PIP. Kedua PBI itu berlaku mulai 1 Juli 2021, bersamaan dengan pemberlakuan PBI Sistem Pembayaran (PBI SP) yang menjadi ketentuan induk dari kedua PBI tersebut.


PJP melakukan aktivitas penyediaan informasi sumber dana, payment initiation atau acquiring services, penatausahaan sumber dana, serta layanan remitansi. Sedangkan PIP menyelenggarakan kliring dan penyelesaian akhir. Artinya aturan ini berlaku bagi sistem pembayaran bank, fintech seperti Ovo, Gopay, Dana, Shopeepay, LinkAja, hingga ATM Bersama, ALTO, Prima dan ATM Link.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru